Perjuangan 101%, Berawal dari Kegagalan

Hukum III Newton (Hukum Aksi Reaksi)

“Jika suatu benda mengerjakan gaya pada benda lain maka benda yang dikenai gaya akan mengerjakan gaya yang besarnya sama dengan gaya yang diterima dari benda pertama tetapi arahnya berlawanan”

Hubungannya dengan ceritaku : BESARNYA PERJUANGAN SEBANDING DENGAN HASIL YANG DIPEROLEH

Di postingan ini aku ingin cerita dari awal sampai akhirnya aku dinyatakan DITERIMA di prodi pendidikan Fisika UNY.

Check it out !!!

Aku nggak nyangka kalau aku bakalan keterima di pendidikan Fisika UNY. Cerita itu berawal dari kegagalanku mengikuti SBMPTN, padahal aku udah berusaha semaksimal mungkin. Dan aku yakin aku bakalan diterima di PTN yang aku pilih, eh tapi prediksi nggak sesuai dengan fakta. Hal itu disebabkan karena adanya kecelakaan, yaaa kecelakaan pada salah satu mata pelajaran. Aku dapat nilai negative (-) pada mata pelajaran itu, ya jelaslah kalau nilai negative itukan nilai mati. So, aku nggak bakalan lulus SBMPTN. Sungguh aku sangat kecewa…

Akupun segera searching di internet mencari PTN yang menerima mahasiswa jalur mandiri. Hhmmm…. banyak juga sih yang buka jalur mandiri, namun tidak semuanya sesuai dengan minat dan tempat yang aku inginkan. Salah satu PTN yang ingin kutuju mengadakan ujian mandiri dengan mengikuti UMBPT. Sedangkan aku sendiri belum tahu apa itu UMBPT. Dan ternyata UMBPT itu seleksi PT seperti SBMPTN namun tidak semua PTN ikut ditambah beberapa PTS. Akhirnya aku memutuskan untuk ikut tes UMBPT.

Tes UMBPT. Aku masih bingung dengan jurusan yang akan ku pilih. Pengennya sih Fakultas Teknik lagi, tapi aku juga nggak mau kecewa lagi jika gagal. Hari-hari yang galau, aku dan orangtuaku memutuskan untuk mendaftar UMBPT saat H-1 penutupan pendaftaran. Hal yang harus kulakukan hanyalah berdoa, berusaha, dan belajar keras. Yahh.. sekeras-kerasnya, sebesar-besarnya, pokoknya semaksimal mungkin. Semangatku semakin berkobar ketika mendekati waktu tes.

H-4 penutupan pendaftaran UMBPT pun tiba. Niatku untuk mengikuti UMBPT tergoyahkan oleh kuota, penilaian, dan lokasi tes. Bagaimana tidak, kuota yang disediakan sedikit, lokasi tes jauh otomatis aku harus nginep (nginep dimana neng??), dan penilaian pakai negative (gimana kalau nilaiku negative lagi). Aku dan keluargaku mempertimbangkan hal itu, akhirnya orangtuaku menyarankan untuk mengikuti SM UNY. Apa iya aku akan mengikuti SM UNY?? Sedangkan pasionku bukan di pendidikan. Aku bingung…

Alhasil, pertimbangan seribu pertimbangan aku mengikuti SM UNY. Toh kuliah di FIP juga tidak harus jadi guru bisa jugakan profesi lain selain itu selidik punya selidik aku itu suka fisika, jadinya aku pilih pendidikan fisika.

Oh..iya pelaksanaan UMBPT dan SM UNY 2013 itu bersamaan, sehingga aku nggak mungkin mengikuti keduanya.

Setelah deal ikut SM UNY aku langsung saja daftar. Lagi-lagi waktu aku daftar mepet banget dengan penutupan karena keputusan untuk ikut juga baru saja. Persiapan???? K hmmm cuma 4 hari…. empat hari. OMG. Diwaktu yang terbatas itu aku cuma belajar soal Try Out 2013 SM UNY dan soal SM UNY tahun 2012, itu pun tidak selesai semua. Aku juga minta bantuan temenku buat ngajarin mapel yang sempat mendapat nilai negative saat SBMPTN. Jujur aku nggak siap menghadapi SM UNY, bekalku belum cukup!! Aku pasrah, semuanya kuserahkan kepada Allah, jika memang jalanku insyaallah Allah akan memberikanku jalan terbaik.
**Note : Penilaian SM UNY 2013 à benar +1, salah 0

21 Juli 2013. Waktu tes tiba. Perjalanan menuju Kampus UNY terasa hampa. Bekalku hanya sedikit, yang ada hanyalah bekal UMBPT yang berjejal sesak di otakku. Rasanya aku nggak siap sama sekali. Sampai di sana aku lihat teman-teman telah siap. Disaat teman-teman belajar menggunakan buku SM UNY aku malah bingung sendiri, mau ngapain, buku SM UNY nggak punya yang ada di tasku hanyalah buku SBMPTN. Okelah, aku buka tuh buku, boro-boro belajar aku cuma LIHAT rumus fisika yang ada di pembahasan.

Bel berbunyi. Aku memasuki ruangan kemudian mengisi identitas. Rasanya di sana itu aku bukanlah seorang peserta. O..iya waktu itu aku juga lagi sakit flu, so nggak nyaman banget ngerjainnya. Aku mulai mengerjakan soal satu persatu. Dalam hati aku merasa kok ini soal aneh, atau aku aja yang aneh. Yaaa…aku merasa soal itu lumayan mudah, padahal belajarku nggak maksimal. Bagaimana dengan teman-teman lainnya apakah mereka merasakan hal yang sama denganku?? Hmm aku juga nggak tahu, yang jelas aku mengerjakan tuh soal mengalir aja, bisa ya dikerjain nggak ya ditinggal. Selesai tes aku nggak terlalu yakin bakal keterima, karena mungkin yang merasa mudah bukan aku aja tapi temen-temen lain juga.

27 Juli 2013. Aku bangun tidur, kemudian membuka hp yang ada di sampingku. Ada sms masuk, temenku ngucapin selamat. Aku jadi bingung tuh ucapan selamat apa. Akhirnya aku tanya balik , eh ternyata ucapan selamat kalau aku diterima di Pendidikan Fisika UNY (dia baca dari koran). Ternyata waktu pengumumannya itu diajukan, aku baru tahu waktu itu. Alhamdullillah, aku sangat berterimakasih kepada Allah akhirnya aku diterima di PTN. Segera ku kabarkan berita itu kepada orangtuaku, sungguh betapa bahagianya beliau.

# Hasil dari perjuangan itu tidak akan berakhir dikala kita berhenti berjuang / memperjuangkan, namun masih akan bermanfaat untuk perjuangan lain. Maka teruslah berjuang. (Apr)

11 thoughts on “Perjuangan 101%, Berawal dari Kegagalan

    1. Setahuku : jika kita dapat nilai (-), kan penilaiannya benar +4 salah -1. misal kita ngerjain 7 soal, benar 1 berarti nilai 1x(+4)= +4, salah 6 berarti 6x(-1)= -6. jadi total (-2) berarti negatif kan. punyaku dulu gitu, tak cocokin sama kunci-kunci yang ada diinternet.
      Jadi, saranku jika memang benar benar ga bisa ga usah dikerjain.
      Semangat !!!
      Maksi dah mampir🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s