Pengukuran Temperatur Udara

Temperatur udara merupakan suatu kuantitas pengukuran besaran fisik yang sudah tidak asing lagi di kehidupan sehari-hari. Temperatur udara ini diindikasikan oleh termometer yang berhubungan secara langsung dengan udara namun tetap terlindungi dari radiasi matahari. Pengukuran temperatur udara memunyai peran yang sangat penting terutama untuk bidang penerbangan, maritim, pertanian, industri, maupun bidang lainnya.

Pengukuran temperatur biasanya disajikan dengan F (Fahrenheit), C (Celcius), R (Reamur), dan K (Kelvin). Penulisan F, C, dan R diikuti dengan menggunakan derajat, sedangkan pada K tanpa menggunakan derajat. Hal ini disebabkan karena F, C, R merupakan skala ukuran dan K merupakan unit ukuran. Kelvin ditetapkan menjadi unit dasar SI (Standar Internasional). Namun pengukuran temperatur udara yang dilakukan oleh BMKG biasanya disajikan dengan menggunakan satuan C (Celcius).

Dalam bidang meteorologi, pengukuran temperatur dilakukann pada berbagai tempat yaitu di dekat/atas permukaan tanah dan di permukaan tanah itu sendiri, di kedalaman tertentu pada permukaan tanah, permukaan air laut/danau, dan udara permukaan. Tentunya termometer yang digunakan pun berbeda yaitu disesuaikan dengan tempat dimana pengukuran temperatur tersebut dilakukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s