Konsep Waktu dan Sudut

Konsep Waktu

Tiga satuan dasar waktu secara Astronomis:

  • Hari : panjang waktu yang diperlukan bumi untuk menyelesaikan satu kali rotasi.
  • Bulan (month) : waktu yang diperlukan bulan (moon) untuk menyelesaikan satu putaran terhadap bumi.
  • Tahun : yaitu interval waktu yang diperlukan bumi untuk menempuh satu putaran terhadap matahari.

Dua Macam Hari

Hari matahari (solar day), jika matahari sebagai acuan: interval waktu dari saat matahari terbit ke matahari terbit berikutnya atau matahari terbenam ke matahari terbenam berikutnya. (24 jam)

Hari sideris (sidereal day), jika bintang sebagai acuan: interval waktu dari saat suatu bintang tertentu berada di atas kepala kita sampai bintang tersebut kembali berada di atas kepala kita lagi. (23 jam 55 menit 4 detik)

Perbedaan Hari Matahari dan hari sideris

Penampakan bentuk bulan

Pembagian Hari Menjadi 24 Jam

Bangsa Mesir kuno dan Sumeria mendefinisikan satu jam sebagai seperduabelas waktu antara terbit Matahari hingga terbenamnya. Selain itu, bangsa Mesir kuno terbiasa membagi satu malam itu menjadi 12 bagian. Karenanya satu hari satu malam menjadi 24 jam. Akibat definisi ini, dalam musim panas dan dingin, lama satu jam itu akan berbeda.

Selanjutnya, definisi satu hari menjadi 24 jam dihitung dari saat matahari di meridian hingga besoknya di meridian lagi dinyatakan sebagai 24 jam. Hal ini menyebabkan variasi satu jam antara musim panas dan dingin jadi tidak terlalu jauh.

Selanjutnya, pembagian satu hari menjadi 24 jam dapat dinyatakan dengan alat pengukur waktu (misal jam pendulum) yang tidak bergantung pada posisi Matahari atau benda langit. Karenanya, baik musim dingin maupun musim panas, lama waktu satu jamnya akan sama.

Definisi Menit dan Detik

Bangsa Babilonia terbiasa menggunakan sistem perhitungan sexagesimal, yaitu penggunaan perhitungan dengan dasar 1⁄60. Inilah yang digunakan hingga sekarang bahwa satu jam sama dengan 60 menit dan satu menit sama dengan 60 detik.

Sekarang ini, satu detik didefinisikan sebagai lama waktu yang dibutuhkan oleh 9.192.631.770 periode radiasi yang dihasilkan oleh transisi antara dua level hyperfine atom cesium-133 dalam keadaan tak terpengaruh medan magnet dan dalam temperatur 0 K.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

ABOUT SOMETHING AROUND

If you don't look around once in a while, you might miss it - Ferris Bueller's Day Off

1000 Miles Journey

Everyone has their own stories ~

Noor Titan

Exploring the wor(l)d

hola halo !

travel more, learn more

Dewi Nur Aisyah

Sejernih cita, Sebening asa, Merajut cerita

It's not a destination, It's a Journey

A dreamer who love reading & traveling │ LFAHFN

fahmizal_note

feed back control system

My Own World

Everyone has their own stories ~

Nining Purwati

Sebuah UngkapanYang Harus Diungkapkan

The Path of Life

Live your dream and wear your passion

D Sukmana Adi

Ordinary people who want to share experiences

Bucket List Publications

Indulge- Travel, Adventure, & New Experiences

Sekolah Membaca

Budi Waluyo | Yuk, menikmati membaca..!!

nice2beme

Photography & Philosophy

Tio

Just wanna share my experience

Keluargapanda

dunia mix marriage

Learn for the Future

Budi Waluyo | Let's break the limits..!!

Pondok Beasiswa PPI Jepang

Motivasi dan Informasi Beasiswa

mencari dan mencari...

mencari apa saja yang berarti..

Setapak Aksara

Kalau Kau Merasa Miskin, Jalan-Jalanlah!

%d bloggers like this: