Catatan Schotalk #6 SB Depok

Pemateri : Wandi Wahyudi

  • S3: Materials Science & xzEngineering, KAUST Arab Saudi (2013)
  • S2: Advanced Energy Technology, UST Korea Selatan (2011)
  • S1: Teknik Metalurgi & Material, UI (2006)

Notulensi oleh : SB Chapter Depok

3. Beasiswa
S3:
– King Abdullah University of Science and Technology (KAUST)
S2:
– Korea Institute of Energy Research (KIER)
S1:
– Sampoerna Foundation
– Beasiswa Masuk Universitas dari Panitia SPMB
– BPZIS Bank Mandiri

4. Prestasi
– PhD Fellowship dari KAUST (2013)
– Master Fellowship dari KIER (2011)
– Penerima Dana Hibah UI Young and Smart Entrepreneurship Program (2008 dan 2010)

5. Organisasi:
– Yayasan Rumah Iqro Insasi (Wakil Ketua) 2009 s.d skrg.
– Serikat Pekerja Migran Indonesia – Arab Saudi (Pembina) 2015 s.d skrg.
– Lingkar Wirausaha Indonesia – Korea Selatan (Wakil Ketua) 2012-2013

6. Bisnis
– Layanan Kirim Uang Korea Selatan (LKU Korsel)
– Peternakan Puyuh (Quail Farm)

Pendahuluan:

KAUST usianya masih muda yaitu baru berdiri tahun 2009, atas prakarsa Raja Abdullah (Arab Saudi).
Meskipun baru beranjak 6 tahun, tapi prestasinya sangat cemerlang. Bersaing dgn Caltech, Harvard, Tokyo Univ.

Dari segi publikasi ilmiah, KAUST di atas KAIST (Korsel), NTU dll.

Kenapa baru 6 tahun tapi udah masuk level international?

a) Raja abdullah invest besar2an, krn cita2nya ingin mengembalikan Baitul Hikmah (Rumah Ilmu Pengetahuan) di dunia islam.

b) Professor2 di KAUST adalah orang2 yg ahli di bidangnya. Termasuk prof saya adalah 10 besar di bidang fuel cell level dunia.

c) Alat2 riset di sini canggih2 dan modern. Ada beberapa alat riset yg cuma ada 2 buah di dunia, dan salah satunya ada di KAUST.

d) KAUST rajib undang ilmuwan terkenal (banyak di antaranya peraih nobel) untuk ngisi seminar. Jadi kita dapat banyak inspirasi

Jurusan yg ada di KAUST adalah yg berhubungan dgn Science and Technology, jadk gak ada jurusan agama.

Ada 3 jenis beasiswa di KAUST:

a) Master aja, 2 th. Utk apply beasiswa ini gak perlu dapet professor pembimbing. 3 semester course work dan 1 semester research tapi gak terlalu dalam.

b) PhD aja, 3-5 thn. Kita perlu dapat prof pembimbing dulu ketika daftar. Sejak awal sudah research, plus kuliah 12 SKS.

c) Master-PhD (integrated), 5 thn. Ada beberapa anak indo yg di program ini. Mereka baru lulus S1 terus langsung apply integrated program. Yg jenis ini juga harus kontak professor dulu. Sejak awal udah mulai research plus ambil course work.

🎓 Kenapa harus pilih KAUST:

a) beasiswanya besar banget. Utk S2, sekitar 7000 sar/bln. Utk S3, sekitar 9300 sar/bln. Sedangkan biaya hidup cuma buat makan aja, paling habis 1500 sar/bln.

b) dapet apartment dan furniture seperti hotel bintang 5 (bagi yg single), rumah (bagi yg udah berkeluarga). GRATIS

c) ada shuttle bus ke mekah 2x seminggu dan ke madinah 2x sebulan.

d) professornya org TOP di level dunia

e) alat2 risetnya canggih2 dan kita bisa ambil training utk pake alat itu. Kalo di negara lain kebanyakan kita cuma prepare sample terus samplenya dikasih teknisi.

f) ada tiket jalan2 tiap tahun, semua anggota keluarga dibayarin juga.

g) kalo punya anak, sekolahnya gratis di sini. Kurikulum IB (british).

h) fasilitas hidup juga mewah (kolam renang, pantai, olah raga, taman dll) gratis.

Teman2 boleh bandingin paket beasiswa yg ditawarkan di univ/negara lain.

Buat di simak:

Kisah Sukses Mendaftar ke KAUST – KAUSTINA – http://kaustina.org/kisah-sukses-mendaftar-ke-kaust/

Farizal Hakiki: Timeline dan Tipikal Wawancara menuju KAUST, Fall 2015 – KAUSTINA – http://kaustina.org/timeline-dan-tipikal-wawancara-menuju-kaust-fall-2015-hakiki/

Kuliah di sini, kurang lebih tipikalnya mirip dgn di UI (menurut pengalaman saya). Buku2 wajib di sini juga dipakai di UI (pengalaman saya waktu S1). Dosen2nya asik.

CULTURE….

Di KAUST sebagian besar isinya orang2 bule dari amerika dan eropa (baik professor, student, sampai level pekerja/staff).

Totalnya ada 100 negara lebih yg ada di KAUST.

Jadi culture di KAUST sangat beragam. Keamanan di sini juga terjaga dgn ketat. Yaahh mirip orang VVIP lah…

Cuaca gak terlalu jadi kendala krn aktivitas kita lebih banyak di ruangan.

📋 Sesi tanya Jawab:

Pertanyaan 1 :

Kak, ada gak sih program beasiswa Arabic short course dr pemerintah Arab Saudi sendiri?

ada. Tapi itu cuma utk mereka yg domisili di saudi.

Oiya, teman2 perlu dicatat. Kalo daftar beasiswa ke arab saudi utk belajar science n technologi, cuma KAUST yg recommended krn benefit yg udah saya sebutin di atas. Kalo di univ lain saya gak jamin yaa… krn benefitnya jauh di bawah KAUST. Namun sayangnya banyak yg misleading, orang taunya KSU atau KAU. Kedua univ itu beda dgn KAUST. Beaasiswa dan kualitasnya jauh di bawah KAUST. Di KAUST, semuanya pake bahasa inggris. Termasuk orang arab juga ngomongnya pake bhs inggris. Krn yg dominan komunitas di KAUST yaa orang2 non-saudi.

Pertanyaan 2 :

Untuk riset fisika material kampus yang bagus dimana saja? Topik-topik riset yang banyak berkembang di sana tentang apa? Saat ini saya sedang kuliah S2 dan ingin ambil PhD di sana

kebetulan riset saya lebih ke materials science, jadi sy kurang tau pasti utk bidang fisika material. Di sini ada beberapa prof yg risetnya ke fisika, topik2 riset mereka berhubungan dgn photon. Biasanya utk aplikasi solar cell.

Faculty | Our People | Physical Science and Engineering Division – https://pse.kaust.edu.sa/our-people/Pages/faculty.aspx

itu website khusus yg berhubungan dgn material, mechanical, n chemical. Kalo yg berhubungan sgn biologi, kelautan, dll beda lagi websitenya ya…

Pertanyaan 3 :

Kak, apa kelebihan dan kekurangan kuliah di Arab Saudi dibandingkan dengan kuliah di negara lainnya?

Pertama, pada dasarnya kuliah di LN di negara mana aja bagus. Apalagi dgn beasiswa. Minimal kita dapet pengalaman hidup di negara orang, network lebih luas, dan fasilitas riset lebih baik dari yg ada di indo. Saran saya kalo mau kuliah di LN jurusan science n technology: kalo sudah ada univ di LN yg udah diincer, coba bandingan dgn benefit yg dikasih KAUST.

Kedua, kalo pengen kuliah di arab saudi (jurusan science and tech.), pilihannya hanya KAUST atau pindah ke negara lain. Karena univ di arab saudi yg selain KAUST itu kualitasnya kurang bagus. Padahal persyaratannya sama dgn di negara lain. Jadi lebih baik kuliah di korea/jepang misalnya. Krn kehidupan n riset di sana lebih modern.

Jadi priotas dari saya:
1. Arab saudi (hanya KAUST)
2. Negara lain

Tapi bagi yg mau kuliah agama islam (syariah, fikih, dll) yaaa tepat di arab saudi. Krn bisa belajar langsung dari ulama2 besar yg ngajar di masjidil haraam dan masjid nabawi.

Pertanyaan 4 :

Bagaimana cara mendapatkan full scholarship dari pemerintah Arab Saudi? Daftar univ dulu atau daftar beasiswa dulu?

scholarshipnya itu udah satu paket. Jadi kalo kita lolos admission sekaligus akan dpt beasiswa.

Pertanyaan 5 :

Kak Wandi, saya mau tanya. Bagi mahasiswi yg ingin dapat beasiswa dan kuliah di KAUST harus didampingi oleh muhrimnya atau tidak ya?

di KAUST gak harus didampingi mahram. Banyak kok mahasiswi/staff dari berbagai negara yg masih single.

Tapi sayang sebetulnya dikasih rumah gede dan lengkap tapi tinggalnya sendirian:mrgreen:

Oiya, spouse kita yg tinggal di kaust bisa juga kerja. Ada banyak lowongan utk part time, gajinya malah lebih besar dr student. Hehe

Pertanyaan 6 :

Kak, itu semua disiplin ilmunya sampai saat ini baru berbasis Teknologi saja? Apa masih ada hal-hal yang misalnya Astronomi juga?

saat ini jurusan astronomi gak ada. Tapi kalo ads profil prof yg bidang risetnya mirip dgn minat/background  kita, kita apply aja. Artinya gak harus strick sesuai kuliah yg pernah kita ambil.

Pertanyaan 7 :

Assalamualaikum mas Wandi, begitu indah beasiswa yang ditawarkan di Arab Saudi. Bagaimana peluang kita melanjutkan kuliah di sana sedangkan area Timur Tengah sendiri sedang dalam kondisi yang di beberapa negaranya tidak dalam kondisi yang baik?

arab sejauh ini masih aman kok. Konflik hanya di daerah perbatasan aja. Itu pun jauh..

Pertanyaan 8 :

Kemarin saya dapat info tentang KAUST ini, nah berhubung saya belum terima ijazah S2 (baru akan ambil besok insyaAllah). Saya coba beranikan diri untuk bertanya ke assotiate Profnya, apakah bisa kalau saya apply sebelum ada ijazah bahkan SKL? Karena saat itu saya dalam persiapan sidang (tutup 1 Januari kemarin pendaftarannya). Eh sampe sekarang gak ada balasan email.

Emang gak bisa saya daftar dulu berkas belakangan? Kan udah bisa prediksi IPK tuh.

Jadi pendaftaran KAUST buka lagi kapan? Setelah periode I ditutup tanggal 1 Januari lalu

Oiya, nomer paspor wajib ya saat pendaftaran onlen?

Pendaftaran kaust masih buka s.d 12 februari ini. Beberapa yg daftar ke kaust hanya dgn surat keterangan lulus kok.
Pokoknya add aja FB KAUSTINAdotorg kalo mau tau update ttg KAUST. Hehe

Pertanyaan 9 :

Alasan kakak mau ngambil s3 di sana kenapa? Kan sebelumnya tidak ada rekam jejak pendidikan di Timur Tengah

Sebetulnya saya ditawarin juga utk lanjut S3 dgn prof saya waktu S2 di korea. Tapi dgn pertimbangan benefit, akhirnya saya memilih KAUST.

Pertanyaan 10 :

Kak saya double degree Pendidikan Matematika dan Pendidikan Dokter. Tapi untuk S2 ini saya memilih untuk melanjutkan program studi Pendidikan Matematika dikarenakan saya tidak tahu sebenarnya saya ngapain di Pendidikan Dokter (studi kesepakatan dengan ortu). Memungkinkah untuk saya melanjutkan studi Matematika saya di KAUST yang kesemuanya berbaris research? Apakah latar pendidikan Matematika saya memungkinkan untuk saya mengambil program Mathematics and Engineering sedangkan di Pendidikan Matematika saya sama sekali tidak mendapatkan praktek? Kesusahan tidak kah saya kedepannya kak?

kamu bisa pake matlab atau aplikasi lain utk simulasi

Di sini banyak lab juga yg ngerjain simulasi, macem2 jurusan mulai dari materials science, mechanical, biology, bahkan applied math.

Cocok itu.. silahkan cari prof yg kira2 bidang risetnya diminati kemudian kirim email ke dia. Kadang bidang riset prof ada yg gak terdaftar di website kaust.edu.sa, tapi coba diemail aja kalo bidangnya diminati/mirip. Siapa tau dia punya project yg cocok.

Kirim email ke banyak prof, minimal 6 orang. Siapa tau ada yg respon positif dan cocok.

Sejak dulu saya punya cita2 mau kuliah di LN, jadi ilmuwan, dan punya bisnis. Namun situasi mengharuskan sy utk cari kerja utk bantu ortu dan adik2 saya.

Akhirnya saya sambil apply2 kerja, sambil cari peluang S2 yg beasiswanya cukup besar shg saya tetap bisa kirim uang utk ortu. Juga saya sambil sedikit2 coba2 jalanin bisnis.

Alhamdulillah saya ketemu jalan utk bisa ketiga2nya: kuliah di LN, bantu ortu n adik2, dan jalanin bisnis.

coba add FB KAUSTINAdotorg, di kami ada beberapa yg ngerjain simulasi. Barangkali akan lebih oke informasinya kalo kamu tanya langsung dan yg ngerjain simulasi di KAUST yg jawab. Krn mereka kenal prof mana yang oke.

Dgn background ke pendidikan dokter (mungkin dekat dgn biology), mutmainnah bisa cari prof yg ngerjain simulasi di jurusan biology.

Silahkan dibuka webnya Faculty | Our People | Biological and Environmental Sciences and Engineering – https://bese.kaust.edu.sa/our-people/Pages/default.aspx

Pertanyaan 11 :

Apakah TOEFL ITP masih bisa digunakan untuk beasiswa ini?

english test yg diterima hanya TOEFL IBT/PBT dan IELTS. Persyaratan dokumen2nya bisa cek di website ya🙂

Iyap usaha maksimal itu perlu banget.

Terutama kendala kita orang indonesia adalah bahasa inggris. Banyak yg gak PD dgn bhs inggris dan akhirnya ragu utk test TOEFL dan apply beasiswa. TANTANGAN INI HARUS BISA KALIAN LALUI.

Mulailah persiapkan bhs inggris kita dan asah terus setiap hari, supaya pas mau apply beasiswa gak dikejar2…

Kualitas kita gak harus mirip bule. Banyak kok yg aksen dan kemampuannya pas2an, misalnya yg dari cina, india, n pakistan. Tapi ternyata jumlah mereka di LN banyak.

Apply | King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) – http://www.kaust.edu.sa/application-form-kaust.html

☝info pendaftaran dan persyaratan dokumennya. Termasuk skor bhs inggris.

Pendaftaran dibuka 2x dalam setahun.

Utk intake fall biasanya desember-januari.

Utk intake spring biasanya sep-okt.

Kalo utk S3, gak ada batas waktu. Yg penting udah dapet prof yg setuju mau nerima kita.

Pertayaan 12 :

kalo di saudi, ada program master di bidang energy management (bidang ekonomi) ngga, mas? kalo ada kira-kira di kampus mana saja? saya sering browsing namun belum nemu program itu juga di saudi.

lalu untuk KAUST sendiri? ada kuotanya ga mas? lalu ratio antara jumlah pendaftar dan yg diterima berapa?

di sini gak ada bidang itu. Barangkali bisa dapet di Korea/Jepang.

Rasio yg diterima kita gak tau juga. Krn tiap professor beda2.

Di Korea yg saya tau ada di KDI School, Yonsei, dan SNU. Dan masih banyak lagi di univ lain kayaknya.

👱🏻 Closing statement:

Tinggal di luar negeri itu enak, tapi memang butuh effort. Jadi kita harus kerja keras dan serius utk mengejarnya. Jangan pernah putus asa bagi yang belum PD, saya liat sendiri banyak mereka (mahasiswa asal indo, cina, vietnam, india, pakistan dll) yg kemampuannya pas2an tapi bisa belajar di luar negeri dgn beasiswa. Banyak juga yg S1nya berasal dari univ di daerah2 di indonesia. Saya juga mahasiswa biasa2 aja, gak pernah cumlaude. Masa depan cerah itu hanya milik mereka yang bekerja keras.

~~SAHABAT BEASISWA CHAPTER DEPOK~~
2 Februari 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s