Merajut Mimpi Ke 144

Sebenarnya postingan ini saya tulis beberapa bulan yang lalu tapi baru saya post hari ini. Dulu ada niatan langsung di post, tapi ah enggaklah kan juga belum pasti penempatannya walaupun alhamdulillah diberi kesempatan milih. Dan saat ini ketika saya posting tulisan ini, saya sudah di LOMBOK yang mana menjadi pilihan kedua saya setelah Bali. Alhamdulillah wa syukurillah Allah benar-benar sebaiknya perencana, dimanapun penempatannya saya akan selalu bersyukur dan tentunya ikhlas karena saya yakin Allah telah menyiapkan hal yang lebih baik🙂

South Tangerang, October 24th 2015

11.43 am

Alhamdulillah berasa seperti mimpi ketika akhirnya tadi malam aku mencoret salah satu impianku di dream list. Yaa impian ke 144 memilih penempatan BMKG, impian yang aku tulis sekitar setahun yang lalu. Jadi ceritanya kemarin ada pengumuman prestasi yang masuk 3 besar dan berkesempatan memilih penempatan di seluruh wilayah Indonesia. Alhamdulillah walaupun namaku dipaling ujung akhir namun tetap bersyukur.

Kami diberi kesempatan sampai senin pagi untuk memikirkan penempatan yang akan kami pilih. Hmm sebenernya bingung juga karena ini menyangkut masa depan. Yaa walaupun (bagi perempuan) masih bisa pindah, tapi kan perlu difikirkan matang-matang juga. Alhasil seharian telfonan sama keluarga. Klo orang tua sih pesennya “terserah ibu percaya sama kamu, tapi jangan jauh-jauh ya nak”.

Sebenernya pengen banget di Bali, tapi ibu juga tanya kenapa ga di Jawa saja kan lebih deket. Aku pengennya di Balai Wilayah dan Penerbangan, klo jawa penerbangan yang gede cuma 3. Pertama Soekarno Hatta, aku kurang sreg karena aku sendiri bukan tipe orang yang suka tinggal di kota, terlebih panas dan macet yang ga nguatin, heuheu. Cukup saat kuliah aja aku tinggal di Jakarta. Kalau Ahmad Yani dan Juanda udah dipilih temanku yang rangkingnya lebih tinggi dariku.

Nah beralih ke Bali. Kalau Bali ada dua pilihan Ngurah Rai dan Balai III. Tak masalah sebenernya mau dimana. Namun, aku pikir ulang walaupun Ngurah Rai dibawah naungan Angkasa Pura dan jadi penempatan favorit bagi kami tapi ada satu hal yang membuatku kurang nyaman (nyaman itu relatif, tiap orang berbeda). Alhasil aku memilih Balai III dan setelah berunding dengan orang tua insyaAllah diizinkan. Alasan memilih Balai karena Balai itu membawahi Stasiun Meteorologi Klimatologi dan Geofisika di wilayahnya. Selain itu aku juga bisa belajar instrumentasi lebih spesifik karena ada pembagian deputi MKG dan berharap bisa masuk ke bagian Rekayasa Instrumentasi. Oh iya ada bonusnya juga bakal kalibrasi di beberapa daerah wilayahnya.

Dari awal masuk kampus udah pengen banget dapat penempatan di Bali. Alhamdulillah sekarang malah diberi kesempatan buat milih, bersyukur bangettt. Ada beberapa alasan kenapa aku milih Bali (intinya banyak hal baru yang akan kutemukan disana). Pertama, Bali itu ga jauh-jauh amat dari Jogja. Kedua, mayoritas warga Bali beragama Hindu artinya aku akan menjadi minoritas disana. Dan itu merupakan tantangan tersendiri bagiku. Lagian kalau di luar negeri juga bakalan jadi minoritas yahhh hitung-hitung bwt persiapan, haha. Ketiga, nah disana kan banyak bule tuh wkwkwk aku pengen belajar English dari native speaker. Yaa paling ga buat nambah vocab english juga, insyaAllah target setelah PKL nanti dapat skor TOEFL 500 terus tingkat akhir kuliah dapat 600, aamiin. Keempat, orang Bali ramah-ramah dan punya tradisi serta kebudayaan seperti Jogja. Pokoknya kehidupannya tak jauh berbeda dari Jogja. Kelima, aku udah terlanjur jatuh cinta sama pulau dewata sejak 3 tahun lalu yang untuk pertama kali ke pulau ini. Pengen banget bisa ke kembali lagi dan jika mungkin pengen juga menjadi warga Bali. Keenam, hmm mungkin hal yang janggal, aneh, atau terserah mau disebut apa aku pengen banget belajar gamelan. Dari kecil emang suka dengerin gamelan, tapi baru kepikiran untuk belajar waktu kuliah di UNY karena ada temen kost yang pinter banget main gamelan (Jawa). Ada satu hal lagi mengapa aku memilih Bali, kalau dibilang alasan bisa jadi tapi bukan menjadi alasan juga ‘-_- gimana ya cz jikapun ga ada juga ga masalah. Hmm gini jadi sebut saja bonus, bonus yaa, di Bali banyak tempat wisata (wisata budaya dan alam) selain itu banyak juga objek yang bagus buat hunting foto. Haha kan sesuai sama hobyku.

Bismillah semoga pilihan penempatannya berkah dan tentunya ga salah pilih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s