My Third Island

Praya, 05 Maret 2016

00.29 WITA

Assalamualaikum wr wbūüôāūüôā

WELCOME TO LOMBOK !!!!

Alhamdulillah wa syukurillah benar-benar saya ga pernah menyangka bakalan menginjakkan kaki di Pulau Lombok ini. Pulau ketiga yang saya kunjungi (dan semoga pulau [read : benua] keempatnya Eropa, aamiin). Siapa yang ga pengen ke Lombok dengan tempat-tempat wisatanya yang eksotis. Ngomongin pengen ke Lombok, iya emang dari dulu pengen tapi ga niat-niat amat palingan tujuan utamanya juga hanya jalan-jalan itupun jika ada dana. Baru kepikiran serius ke Lombok waktu pemilihan penempatan beberapa bulan yang lalu (milihnya yang dekat Jawa).

Ternyata Allah punya rencana lain. Tepat jam 11.50 WITA 28 Maret 2016 untuk pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Pulau Lombok¬†dengan tujuan utama bukan lagi untuk jalan-jalan tapi untuk PKL.¬†Serasa ga percaya, waktu pesawat landing di BIL (Bandara Internasional Lombok)¬†saya¬†melihat sekitaran bandara¬†‘Serius bakalan kerja di bandara ini??? ditengah sawah gini?’. Jujur ada rasa takut, cemas, nano nano lah pokoknya. Gimana ga takut dan cemas bakalan sendiri di penempatan dengan bahasa, lingkungan, dan budaya yang berbeda. Ini gambaran BIL :

BIL tampak depan
Green green greennnnnnn

Sesampainya di BIL saya langsung dijemput dengan petugas kantor dan diantar ke ruang Forcast untuk bertemu Mb Carine. Untuk beberapa hari ini saya akan tinggal di rumah mb Carine sebelum akhirnya pindah ke rumah Mb Anggi. Oh iya kantor kami disini itu pisah-pisah, ada tiga kantor (semoga benar, hehe) kantor luar, kantor dalam, ruang forcast. Saya sendiri bakal jadi teknisi dan merangkap sebagai observer di ruang Obs kantor dalam.

Sesampainya di rumah mb Carine saya langsung istirahat dan tidur sampai soreeeeee, yeyyy. Hari Seninnya saya ijin untuk mencari keperluan dan diajakin mb Carine muter-muter Mataram.

Hari selasa 1 Maret 2016 adalah hari pertama saya dinas. Klo dibilang dinas sebenarnya bukan dinas juga, hmmm pokoknya waktu itu masih ngurus document, jadwal, presensi lah. Untuk observasi ini saya masih belajar, bener-bener mulai dari nol. Gimana ga coba, saya yang jurusan instrumen suruh observasi yang harusnya kerjaannya jurusan meteorologi, heuheu. Tapi gpp lah hitung-hitung buat nambah ilmu. Hari pertama waktu itu saya diajarin mb Kadek. Hufttt sumpah liat tabelnya aja ga nguatin bikin mules, belum lagi menghafal nama awan dan kawan-kawannya. Sampai saat ini pun (hari ke 5) saya belum bisa menghafal awan. Hari kedua, ketiga, keempat dan seterusnya saya masih belajar dan belajar pengamatan.

Oh ya tentang rumah yang saya kira dekat dengan BIL eh ternyata jaraknya ga ada bedanya dengan Gunungkidul –¬†Jogja. Dan setiap hari harus bolak-balik¬†euy.¬†Untung ada mobil kantor kalau ga ya¬†nebeng senior, haha. Dibilang cape sih iya emang cape klo pulang kerja, tapi klo udah sampai di (ga tau namanya??? Gerung apa ya ???) berasa capenya itu hilang. Jadi perjalanan kantor-rumah itu lewatin jalan sepi dan lebar¬†hmmm sebut saja jalan tol tapi bukan juga sih, ah tau lah. Pokoknya jalan yang itu. Nah pemandangannya itu loh, bagus banget dimanapun mata memandang yang ada hanyalah sawah dan gunung Rinjani 3.726 mdpl (Gunung tertinggi kedua di Indonesia setelah Gunung Kerinci). Hhhmm pokoknya bikin adem seger gitu lah liatnya. Ya gimana lagi, jenuh tingkat dewa setahun di Jakarta¬†tiap hari lihat gedung, macet, sampah, dan kawan-kawannya. Jadi anggap saja beberapa bulan disini untuk merefresh diri dan lebih menysukuri ciptaan Tuhan. Maka nikmat manakah yang kamu dustakan??

Ini nih pemandangan yang saya ceritakan di atas :

Melewati bundaran Gerung juga, ada tugunya bagus banget kalau malam hari. Mungkin ini kali ya iconnya Lombok.

Hmmm apa lagi ya,,,

Oh ya kemarin pulang kantor sempat mampir beli soto. Saya kira sotonya itu ya sama seperti di Jawa, ternyata beda, porsinya banyak banget, enak, baru kali ini makan soto yang ada kacang bawangnya, ada lontong pengganti nasi, dan wajib ada ABON. Perasaan makanan apapun disini pakai abon -_-

Soto Lombok

Udah dulu lah ya, udah pagiii dan mulai ngantuk. Saat ini ketika saya menulis postingan ini, saya sedang dinas malam di kantor. Disela-sela pengamatan dari pada nganggur mending memanfaatkan internet yang lancar jaya ini untuk ngeblog, haha

Selamat pagi, semangat beraktivitas !!!

Wassalamualaikum wr wb

2 thoughts on “My Third Island

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s