Apa Perbedaan Haze, Mist, dan Fog??

Saya akan mencoba menjelaskan sedikit tentang apa itu Haze, Mist, Kabut, berdasarkan pemahaman saya yang yang bersumber pada buku WMO (World Meteorological Organization) No.8 Guide to Meteorological Instrumens and Methods of Observation pada Subbab 14.2.2.1 Object of Observation.

In reports that take into account the atmospheric conditions during the last hour, Haze should be distinguished from Mist or water Fog. With Haze, the air is relatively dry, whereas with Mist or water Fog, there is usually evidence of high humidity in the form of water droplets or rime on grass, leaves, etc. If the station is equipped with measuring instruments, it is fairly safe to assume that the obscurity is Haze if the relative humidity is less than a certain percentage, for example, 80 per cent, and if the visibility is within certain limit values, for example, greater than 1 km in the horizontal, and greater than 2 km in the vertical. Mist is to be reported at high humidity values and at a visibility of 1 km or more. In synoptic reporting, Fog is regarded as applying to water or ice Fogs, generally reducing the horizontal visibility at the Earth’s surface to less than 1 km.

Berdasarkan kutipan tersebut dapat diketahui bahwa :

Haze (HZ)

Udara relatif kering dari pada ketika Mist ataupun Fog. Biasanya terdapat embun pada rumput atau daun. Untuk visibility belum pasti, misalnya saja 80 % dengan visibility horizontal lebih dari 1 km dan visibility vertikal lebih dari 2 km.

Mist (BR)

Kelembaban udaranya tinggi dan visibilitynya lebih dari sama dengan 1 km.

Fog (FG)

Fog biasanya memiliki nilai visibility horizontal kurang dari 1 km.

Tambahan, berdasarkan pemahaman saya yang bersumber dari searching di internet, baca buku, tanya Observer dan Forcaster yang lebih ahli :

Haze (HZ) dan Mist (BR) itu sebenarnya hampir mirip, jujur saya pun belum bisa membedakan secara pasti kedua significant cuaca tersebut. Yang saya pahami Haze dan Mist itu seperti kabut tapi lebih tipis dan membuat jarak pandang (visibility) menururun dan kabur. Nah untuk ketebalannya biasanya Mist itu lebih tebal dari pada Haze. Selain itu ketika ada Mist maka kelembaban udara (RH) akan lebih besar sama dengan 95%, untuk RH Haze kisaran 90% – 94%.

Sama halnya dengan Mist (BR), Fog (FG) juga memiliki nilai kelembaban udara (RH) lebih dari 95%. Namun biasanya Fog lebih tebal dari pada Mist sehingga visibility ketika Fog juga menurun dengan nilai visibility kurang dari 1 km. Berdasarkan pengamatan saya ketika terjadi Fog pada tanaman terdapat embun yang lumayan tebal.

================================

Semoga postingan ini bermanfaat. Sekiranya jika ada kesalahan ataupun tambahan tentang apa itu haze, mist, dan fog jangan sungkan untuk comment. Mari saling berdiskusi dan share ilmu🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s