Kulian Online SST Sulut – KGSP Korea

💡💡💡💡💡💡💡💡💡💡💡💡
*INFORMASI UMUM BEASISWA KGSP*

Sistem pendidikan tinggi di Korea Selatan hampir sama dengan sistem pendidikan di Amerika yaitu perlu empat tahun untuk menyelesaikan S1, dua tahun S2, dan lima tahun S3. Namun ada beberapa universitas yang memiliki program Integrated, yaitu mengabungkan S2 dan S3, sehingga mereka dapat selesai kuliah S2 dan S3 selama empat sampai lima tahun.

Korea mempunyai empat musim; semi, panas, gugur, dan dingin. Kegiatan akademik di Korea dimulai pada  musim semi yaitu pada bulan Maret. Siswa-siswa SMA di Korea selesai ujian nasional pada bulan Desember sehingga tahun ajaran baru bagi mereka adalah pada musim semi. Namun demikian biasanya mereka juga membuka pendaftaran pada musim gugur yaitu pada awal bulan September. Hal ini bertujuan untuk mengakomodasi mahasiswa asing yang biasanya selesai ujian nasional pada bulan Juni.

Pemerintah Korea memiliki beasiswa tahunan untuk calon mahasiswa undergraduate (S1) yaitu KGSP-U setiap bulan September dan untuk graduate (S2 & S3) yaitu KGSP setiap bulan Januari.

*🔷KGSP – UNDERGRADUATE🔷*

Beasiswa KGSP-U ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat yang ingin menempuh kuliah diploma atau sarjana di universitas-universitas Korea. Beasiswa disediakan full yang menanggung kebutuhan selama studi di Korea.  Pendidikan berlangsung sekitar dua tahun (associate degree) untuk diploma dan empat tahun untuk sarjana. Plus akan menjalani kursus bahasa Korea sekitar setahun. Sehingga durasi total sekitar 3 tahun dan 5 tahun.

Selain pembebasan dari biaya pendidikan selama masa studi, juga tersedia tunjangan hidup bulanan sebesar 800 ribu won, tunjangan kedatangan 200 ribu won, tunjangan pemulangan 100 ribu won, biaya kursus bahasa Korea, asuransi kesehatan, dan tentunya tiket pesawat ke Korea dan kepulangan setelah menyelesaikan studi. Yang menarik, beasiswa Korea 2016 ini juga menyediakan tambahan tunjangan 100 ribu won per bulan jika Anda memiliki skor TOPIK (Test of Proficiency in Korean) level 5 atau lebih setelah terdaftar di universitas Korea.

*🏤Universitas Tujuan Associate degree (diploma):*
▪ Gumi University
▪ Dongyan Mirae University
▪ Yeungjin College
▪ Inha Technical College
▪ Korea University of Media Arts

*🏤Universitas Tujuan S1:*
▪ Ajou University
▪ Gyeongsang National University
▪ Keimyung University
▪ Pusan National University
▪ Changwon National University
▪ Hallym University
▪ Kongju National University
▪ Sangmyung University
▪ Chonbuk National University
▪ Handong Global University
▪ Konkuk University
▪ Semyung University
▪ Chonnam National University
▪ Hankuk University of Foreign Studies
▪ Konyang University
▪ Seoul National University
▪ Chungnam University
▪ Hanyang University
▪ Korea University
▪ Sookmyung Women’s University
▪ Daegu University
▪ Hoseo University
▪ KOREATECH
▪ Soonchunhyang Univ
▪ Daejeon University
▪ Inha University

*ğŸ”ŽPersyaratan:*
1. Merupakan warganegara dari negara yang ditawarkan beasiswa (salah satunya Indonesia)
2. Berusia di bawah 25 tahun per 1 Maret 2016 (Lahir setelah 1 Maret 1991)
3. Memiliki kesehatan yang baik, jasmani maupun rohani
4. Telah lulus atau akan lulus SMA/sederajat per 1 Maret 2016 (tidak memenuhi syarat bagi mereka yang telah mengambil pendidikan sarjana/pendidikan tinggi)
5.  Nilai raport:
▪Memiliki nilai rata-rata komulatif di atas 75 persen (dari 100 persen) atau berada dalam peringkat 25 persen (dari 100 persen) selama SMA (diploma)
▪Memiliki nilai rata-rata komulatif di atas 80 persen (dari 100 persen) atau berada dalam peringkat 20 persen (dari 100 persen) selama SMA (sarjana)
6. Bersedia mencari pekerjaan di profesi yang terkait setelah mendapat gelar (diploma)
7. Belum pernah menerima beasiswa dari pemerintah Korea sebelumnya (sarjana)
8. Belum pernah terdaftar di program studi sarjana di Korea sebelumnya
9. Tidak memiliki keterbatasan dalam berpergian ke luar negeri
10. Lebih diutamakan bagi pelamar yang memiliki kemampuan bahasa Korea atau Inggris
11. Jurusan teknik dan sains lebih disukai
12. Pelamar hanya boleh mendaftar satu universitas

*🗂Dokumen aplikasi:*
1. Formulir aplikasi yang telah diisi (form 1)
2. Janji NIIED (form 2)
3. Personal statement (form 3)
4. Rencana studi (form 4)
5. Dua surat rekomendasi, bisa dari kepala sekolah, guru, atau pembimbing (form 5)
6. Persetujuan untuk Verifikasi Record of D2 Visa (Formulir 6)
7. Penilaian kesehatan pribadi (form 7)
8. Salinan ijazah SMA/sederajat atau salinan ijazah sementara
9. Salinan transkrip nilai
10. Bukti kewarganegaraan pemohon dan orang tua (akte kelahiran, kartu keluarga, paspor orang tua, dan lainnya)
11. Salinan sertifikat kemampuan bahasa Korea atau Inggris (jika berlaku)
12. Hasil pemeriksaan kesehatan oleh dokter (form 8, khusus kandidat yang telah melewati seleksi putaran kedua)
13. Salinan paspor pemohon (khusus kandidat yang sudah melewati seleksi putaran kedua)

*📝Pendaftaran:*
*▪Associate degree (diploma)*
Pendaftaran dilakukan di masing-masing universitas (September – Oktober). Pelamar harus mengecek langsung instruksi pendaftaran beasiswa tersebut di laman web universitas yang diminati termasuk mengajukan dokumen aplikasinya. Panduannya tertera bersama formulir aplikasi yang diperlukan. Deadline pendaftaran diputuskan oleh masing-masing universitas.

*▪Sarjana (S1)*
Siapkan dokumen aplikasi yang dibutuhkan bersama formulir yang diminta. Bisa diunduh. Pada tahap awal, dokumen yang perlu dikirimkan cukup poin 1 s/d 11. Dokumen dibuat rangkap 4 (1 salinan asli/legalisir, 3 fotokopi). Khusus fotokopi dimasukkan dalam amplop tersendiri.

Dokumen menggunakan kertas ukuran A4 atau disesuaikan agar sama, serta diterjemahkan ke dalam bahasa Korea atau Inggris jika menggunakan bahasa lain. Terjemahan resmi tersebut harus disahkan oleh notaris. Selain itu surat rekomendasi dimasukkan ke dalam amplop tertutup oleh pemberi rekomendasi dan ditujukan ke Kedutaan Besar Korea.

📪Kirimkan dokumen yang dibutuhkan di atas via pos ke alamat:
Kedutaan Besar Korea,
Jl. Gatot Subroto Kav. 57
Jakarta 12950

Mohon tuliskan “KGSP” pada amplop.  Jika ingin bertanya dapat menghubungi telepon: 021-2967-2555.

*🔷KGSP – GRADUATE🔷*

*✒Tujuan program*
KGSP ditujukan untuk menyediakan pendidikan tinggi di Korea bagi mahasiswa internasional dengan tujuan untuk mendorong pertukaran pendidikan internasional, serta persahabatan yang saling menguntungkan antara negara-negara yang berpartisipasi di dalamnya.

*👨‍👩‍👧‍👧Jumlah total penerima beasiswa: 815 (ditahun 2016)*
Kuota tersedia melalui jalur Kedubes : 490 kandidat (Umum + Korean Adoptees).
Kuota tersedia melalui jalur Universitas: 325 kandidat

*🏤Universitas dan Bidang Ilmu yang ditawarkan*
Universitas yang tersedia: 66 universitas atau institusi yang ditentukan oleh NIIED
1. Ajou University
2. Chung-Ang University
3. Dongguk University
4. Ewha Womans University
5. Gachon University
6. Gwangju Institute of Science and Technology
7. Hankuk University of Foreign Studies
8. Hanyang University
9. Hongik University
10. Inha University
11. KAIST (Korea Advanced Institute of Science and Technology)
12. KDI School of Public Policy and Management
13. Konkuk University
14. Kookmin University
15. Korea Polytechnic University
16. Korea University
17. Kyunghee University
18. Myongji university
19. POSTECH(Pohang University of Science and Technology)
20. Sangmyung University
21. Seoul National University
22. Seoul National University of Science and Technology
23. Sogang University
24. Sookmyung Women’s University
25. Soongsil University
26. Sungkyunkwan University
27. The Academy of Korean Studies
28. Ulsan National Institute of Science and Technology
29. University of Science & Technology
30.  University Of Seoul
31. Yonsei University
32. Busan University of Foreign Studies
33. Chonbuk National University
34. Chonnam National University
35. Chosun University
36. Chungbuk National University
37. Chungnam University
38. Daegu University
39. Donga University
40. Dongseo University
41. Gangneung-Wonju University
42. Gyeongsang National University
43. Hallym University
44. Handong Global University
45. Inje University
46. Jeju National University
47. Jeonju University
48. Keimyung University
49. Kongju National University
50. KOREATECH(Korea University of Technology and Education)
51. Kumoh National Institute of Technology
52. Kyungpook National University
53. Kyungsung university
54. Namseoul University
55. Pai Chai University
56. Pukyong National University
57. Pusan National University
58. Semyung University
59. Silla Univerity
60. Soonchunhyang University
61. Sunchon National University
62. Sunmoon University
63. University of Ulsan
64. Wonkwang University
65. Woosong University
66. Yeungnam University

*📖Bidang Ilmu yang ditawarkan*

▪Informasi detail tentang bidang studi dan jurusan yang ditawarkan oleh universitas-universitas pada daftar di atas tersedia pada bagian University Information (Informasi Universitas) di website,www.studyinkorea.go.kr
▪Pendaftar harus memilih bidang studi yang mereka inginkan dari daftar program yang tersedia.
▪Tidak termasuk Kuliah malam, program musiman (seasonal programs), program belajar online dan jarak jauh.

*🖇Program yang tersedia* : Program Master (S2) dan Doktoral (S3).

*ğŸ”ŽPERSYARATAN*
1. Kewarganegaraan: Aplikan dan orangtuanya harus merupakan warganegara asing (dalam hal ini, WNI)
2. Umur : < 40 tahun sebelum 1 September 2016 (lahir sebelum 1 September 1976).
3. Syarat Gelar
🔶Aplikan harus memiliki gelar Sarjana atau gelar Master/Magister sebelum August 31, 2016.
▪Gelar Sarjana, atau diploma setara dengan atau lebih tinggi dari gelar Sarjana, bagi aplikan yang mendaftar program Master.
▪Gelar Master/Magister, atau setara dengan atau lebih tinggi dari gelar Master, bagi aplikan yang mendaftar program Doktor.
🔶Aplikan yang akan mendapatkan gelar sarjana/diploma yang resmi sebelum 31 Agustus 2016 harus memasukkan sertifikat gelar yang akan diterima (expected degree) pada saat mendaftar. Ijazah Sarjana/ Diploma yang resmi harus diserahkan segera setelah dikeluarkan oleh almamater aplikan.
🔶Aplikan yang telah menyelesaikan studi Sarjana, Master, dan Doktor di Korea tidak memenuhi syarat untuk mendaftar.
🔶Aplikan yang telah terdaftar di Universitas-universitas di Korea sebagai mahasiswa pertukaran pelajar (exchange students) memenuhi syarat untuk mendaftar.
🔶Penerima beasiswa KGSP yang telah lulus atau akan lulus sebelum dan pada  31 Agustus 2016 memenuhi syarat untuk mendaftar dibawah ketentuan berikut:
▪Hanya diijinkan mendaftar melalui jalur Kedubes; dan
▪Re-aplikasi (pendaftaran ulang) hanya diijinkan satu kali.
4. IPK  (Indeks Prestasi Kumulatif)/ GPA aplikan harus lebih tinggi dari:
▪2.64 pada skala 4.0;
▪2.80 pada skala 4.3;
▪2.91 pada skala 4.5; atau
▪Skor persentil: 80%
🔶Pendaftaran dengan IPK kurang dari yang disyaratkan di atas secara otomatis didiskualifikasi.
🔶Diharuskan untuk menyerahkan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh universitas almamater aplikan yang menjelaskan sistem penilaian di universitas tersebut serta pencapaian/prestasi akademik pada keadaan berikut ini:
▪Transkrip nilai aplikan tidak menyertakan IPK, nilai atau skor persentil; atau
▪ Nilai-nilai pada transkrip nilai aplikan sulit dikonversikan ke dalam salah satu kriteria GPA yang disebutkan di atas.

*ğŸŽ Manfaat apa saja yang akan kamu dapatkan sebagai penerima beasiswa KGSP ?*

🔶Biaya penerbangan
▪Tiket pulang – pergi (Kelas ekonomi) : menuju Korea dan ke negara asal penerima KGSP
▪Tiket penerbangan tidak diberikan bagi penerima beasiswa yang telah menetap di Korea sejak saat pendaftaran.
▪Tiket pulang hanya untuk penerima KGSP yang menyelesaikan studi sesuai program yang mereka ambil dan tidak diberikan kepada mereka yang mengundurkan diri dari program beasiswa.
▪Seluruh biaya perjalanan domestik di negara asal penerima KGSP tidak ditanggung.
▪Asuransi perjalanan internasional tidak ditanggung.
🔶Tujangan saat tiba di Korea: 200,000 KRW (Korean Won)
🔶Tunjangan bulanan: 900,000 KRW
🔶Tunjangan penelitian
▪Ilmu Budaya and Ilmu Sosial : 210,000 KRW per semester
▪Sains, Teknologi dan Engineering (Teknik): 240,000 KRW per semester
🔶Biaya Pelatihan Bahasa: sepenuhnya dibiayai
🔶Biaya kuliah:  sepenuhnya dibiayai
▪Biaya kuliah hingga mencapai 5 juta KRW ditanggung NIIED, and jumlah biaya yang melebihi 5 juta ditanggung oleh universitas tempat penerima beasiswa menempuh studi.
▪Penerima beasiswa KGSP dibebaskan dari biaya pendaftaran universitas.
🔶Penggantian/Pengembalian Biaya Cetak Disertasi/Thesis
▪Biaya cetak aktual seperti yang tertulis pada  struk/kwitansi akan diganti/dikembalikan. .
▪Biaya maksimum sebesar 500,000 KRW untuk bidang Ilmu Budaya dan Ilmu Sosial  dan  800,000 KRW untuk bidang Sains, Teknologi dan Teknik.
🔶Asuransi Kesehatan: 20,000 KRW
🔶Hibah Kemampuan berbahasa Korea: 100,000 KRW per bulan
▪Pendanaan khusus ini tersedia bagi penerima KGSP dengan TOPIK level 5 dan 6
🔶Hibah Penyelesaian Beasiswa: 200,000 KRW
▪Ditawarkan kepada penerima KGSP yang kembali ke negara asal setelah menyelesaikan studi.
▪Tidak diberikan kepada penerima KGSP yang memutuskan untuk menetap di Korea setelah menyelesaikan studi.

*🗓JANGKA WAKTU BEASISWA*

🔶Program Doktoral: 4 tahun total  (Contoh: 1 September 2016 – 31 Agustus 2020)
▪1 tahun program bahasa Korea
▪3 tahun program doktoral

🔶Program Master: 3 tahun total (Contoh: 1 September 2016 – 31 Agustus 2019)
▪1 tahun program bahasa Korea
▪2 tahun program master

*Pertanyaan yang sering diajukan seputar beasiswa KGSP-G & KGSP-U*

*1. Apa harus bisa bahasa Korea?*
Jawaban: tidak ada syarat harus bisa bahasa Korea, yang wajib adalah TOEFL. Kalo punya sertifikat bahasa Korea, baru itu jadi nilai tambah, tapi bukan persyaratan.

*2. TOEFL saya masih di bawah 500, apakah boleh mendaftar?*
Jawaban: silakan saja, mendaftar adalah hak kalian semua. Namun memang lebih baik jika skor TOEFL di atas 500. Tidak ada persyaratan TOEFL, namun jika skor TOEFL tinggi akan lebih baik.

*3. Saya tidak bisa bahasa Korea, apakah ada syarat TOPIK untuk mendaftar KGSP?*
Jawaban: tidak ada syarat TOPIK, silakan mendaftar. Setelah dinyatakan diterima KGSP, kamu akan mendapatkan “pelatihan intensif” bahasa Korea selama 1 tahun. Di akhir masa belajar tersebut, skor TOPIK kamu harus lulus level 3. Jika tidak lulus level 3, maka diberi kesempatan belajar bahasa Korea lagi 6 bulan, kemudian ujian TOPIK lagi, jika tetap tidak lulus level 3 maka beasiswa KGSP akan dicabut.

*4. Apa saja dokumen yang diterjemahkan?*
Jawaban: semua dokumen yang masih berbahasa Indonesia seperti ijazah, akta lahir, kartu keluarga, dll harus dijadikan bahasa Inggris.

*5. Di kota saya tidak ada Penerjemah Tersumpah (sworn translator), dimana saya bisa mendapatkan penerjemah online?*
Jawaban: admin bukan sedang promosi, namun ada 2 situs terjemahan online yang admintahu yaitu http://www.jtc-indonesia.com/ dan http://www.pusatpenerjemah.com/. Mintalah hasil terjemahan dalam format kertas A4.

*6. Kemana formulir dan semua dokumen dikirim?*
Jawaban: Kedutaan Besar Korea Selatan, alamat: The Plaza Office Tower, Lt. 30 Jl. H.M. Thamrin Kav.28-30, Jakarta Pusat 10350 (http://idn.mofat.go.kr/worldlanguage/asia/idn/main/index.jsp).

*7. Berapa umur maksimal untuk mendaftar S1 via KGSP-U?*
Jawaban: umur maksimal saat mendaftar adalah 25 tahun.

*8. Pendaftaran KGSP-U mensyaratkan lulusan SMA telah lulus pada bulan Maret, padahal di Indonesia ujian nasional (UN) diselenggarakan pada bulan April.* Jadi kami tidak bisa ikut seleksi KGSP-U tahun ini, berarti kami harus nganggur 1 tahun untuk ikut seleksi tahun depan ya?
Jawaban: Kegiatan akademik di Korea dimulai pada  musim semi yaitu pada bulan Maret. Siswa-siswa SMA di Korea selesai ujian nasional pada bulan Desember sehingga tahun ajaran baru bagi mereka adalah pada musim semi. Mengenai keputusan “nganggur” 1 tahun atau kuliah dulu di Indonesia, keputusan itu bukan kewajiban kami yang menjawab.

*9. Mengapa kuota KGSP-U sangat sedikit untuk Indonesia?*
Jawaban: sampai saat ini kuota mahasiswa calon S1 yang diterima via seleksi KGSP-U memang hanya 2 orang tiap tahun. Jadi, persaingan sangat ketat

*10. Saya ingin kuliah S1 kedokteran di Korea, adakah pilihan jurusan tersebut?*
Jawaban: Sayangnya tidak tersedia jurusan kedokteran dan arsitektur, karena di Korea kedua jurusan tersebut memakan waktu kuliah selama 5 tahun, sedangkan pemerintah Korea hanya menanggung 4 tahun masa kuliah + 1 tahun belajar bahasa Korea.

*11. Diluar program KGSP & KGSP-U, adakah program kursus bahasa Korea gratis selama 6 bulan?*
Jawaban: Di Korea tidak ada program semacam kursus bahasa Korea gratis. Program exchange 6 bulan belajar bahasa Korea hanya ada untuk pegawai Kementrian RI atau pelajar Indonesia yang memang di universitasnya mengambil jurusan bahasa Korea. Sedangkan kursus bahasa Korea gratis 1 tahun hanya untuk mahasiswa yang diterima melalui beasiswa KGSP.

*12. Panitia KGSP meminta aplikan mengirimkan dokumen asli yang tidak akan dikembalikan, lalu bagaimana selanjutnya?*
Jawaban: Yang dimaksud dengan dokumen asli adalah dokumen yang telah difotokopi lalu dilegalisir (bukan fotokopi, legalisir, lalu fotokopi lagi). Jadi dokumen yang benar-benar asli tetap ada pada aplikan.

*🕒Time line Undergraduate (Diploma & S1):*

🔶Pembukaan pendaftaran : Sept. pada tahun sebelum studi yg direncanakan di Korea
🔶Batas akhir pendaftaran :  Okt.-Nov. pada tahun sebelum studi yg direncanakan di Korea
🔶Pengumuman Hasil:   Jan. pada tahun sebelum studi yg direncanakan di Korea
🔶Tiba di Korea: Akhir Feb. pada tahun sebelum studi yg direncanakan

*🕒Time line Graduate (S2&S3):*

🔶Pembukaan pendaftaran : Feb. pada tahun sebelum studi yg direncanakan di Korea
🔶Batas akhir pendaftaran Mar.-Apr. pada tahun sebelum studi yg direncanakan di Korea
🔶Pengumuman Hasil: Juni pada tahun sebelum studi yg direncanakan di Korea
🔶Tiba di Korea: Akhir Agt. pada tahun sebelum studi yg direncanakan

Seluruh informasi yang berhubungan dengan beasiswa KGSP baik Undergraduate maupun Graduate dapat dilihat di website-website berikut:

1. *Global Korea Scholarship (GKS)*. http://www.studyinkorea.go.kr/ (Bahasa Inggris)
▪Panduan Pendaftaran
▪Formulir Pendaftaran
▪Informasi Universitas

2. *KGSP*. http://www.studyinkorea.go.kr/en/sub/gks/allnew_invite.do (Bahasa Inggris)

3. *NIIED – KGSP*. http://www.niied.go.kr/eng/contents.do?contentsNo=78&menuNo=3492. (Bahasa Inggris)

4. *Pengumuman Kedubes Republik Korea untuk Republik Indonesia*. http://idn.mofa.go.kr/worldlanguage/asia/idn/mission/notice/index.jsp (Bahasa Indonesia)

Jika ada hal yang ingin ditanyakan seputar KGSP mohon jangan bertanya ke Kedubes Korea. Anda diharuskan untuk menghubungi NIIED bisa melalui email dan telepon.

*Overseas Study Support Division, Dept. of Planning & Management*
*ğŸ“ž[Contact: Graduate Program]*
Tel : 82-2-3668-1389
Fax : 82-2-743-4992
Email : kgspniied@korea.kr
Website : www.studyinkorea.go.kr

*ğŸ“ž[Contact: Undergraduate Program]*
Tel : 82-2-3668-1357
Fax : 82-2-743-4992
Email : kgspniied@korea.kr

📚Sumber:
https://beasiswaindo.com/scholarships/korean-government-scholarship-program-kgsp-for-international-graduate-students/
https://www.beasiswapascasarjana.com
https://www.facebook.com/notes/informasi-beasiswa-korea/panduan-kgsp-kgsp-u/453843924668405/
http://www.studyinkorea.go.kr/en/sub/gks/allnew_invite.do

Narasumber kita hari ini adalah mba Dede Rakhmawati. Beliau menerima beasiswa dari pemerintah KorSel, Korean Goverment Scholarship Program – Graduate (KGSP-G) dan sementara menjalani tahun terakhir studi Master of English Education di Korea University, Korea selatan. Sekedar bocoran Korea Uni merupakan salah satu universitas terbaik di Korea lohh^^.

Salam kenal semuanya.
Saya Dede Rakhmawati. Biasa dipanggil adel atau dede. Asli dari cirebon. SD sampai SMA di cirebon. S1 di UPI bandung jurusan sastra inggris. Sempat S2 di UGM jurusan Media and Cultural Studies (tapi harus postpone karena dapat beasiswa KGSP). Dan sekarang sedang kuliah di Korea University untuk master degree program dengan jurusan english education (for children). Satu tahun di awal saya belajar bahasa korea di Jeonju university (tempat kuliahnya Kim Woo Bin- buat yang ngefans hihi).

Saya sudah menikah dengan suami yang juga sama2 pemburu beasiswa dan alhamdulillah suami juga sedang studi di jepang dengan beasiswa dari pemerintah jepang.

Itu beberapa rangkuman yang saya buat ^^ tadinya mau cerita lebih banyak yaa kalau pakai grup call.

Untuk LC (Language Course) waktu studinya adalah 1 tahun. Tapi kalau 6 bulan pertama sudah lulus TOPIK 6 maka teman-teman dipersilahkan dan diharuskan untuk langsung lanjut ke s2. Tapi kalau selama 1 tahun studi bahasa korea masih belum dapat level 3, maka teman-teman diharuskan menambah 6 bulan untuk belajar bahasa korea lagi. Kalau dalam jangka waktu 6 bulan tambahan teman2 masih belum lulus TOPIK level 3, maka tetap dipersilahkan untuk lanjut ke S2. Saya bilang S2 untuk case master degree ya.

Selama LC kita ga boleh pulang ke Indonesia atau pergi ke LN kecuali dengan alasan khusus seperti orang tua sakit.

Kalau belum dari 3 bulan mau mengundurkan diri dari program KGSP maka kita harus mengganti semua biaya yang sudah dikeluarkan NIIED untuk kita. Tapi kalau sudah lebih dari 3 bulan dan mau menyerah atau pulang, kita ga diminta ganti rugi. Artinya boleh2 saja tapi tiket pesawat pulang ga ditanggung. Dulu ada kasus orang Indonesia yang memutuskan untuk berhenti karena dapat

Menurut saya, LC adalah program yang sangat menyenangkan. Lebih menyenangkan dari kuliah. Walau belajarnya setiap hari dari Senin sampai Jumat. Dari jam 9 sampai jam 1. Belum lagi kelas tambahan bagi yang nilainya di atas rata2 (bagi yang mau) – semacam akselerasi. Ada juga kelas tambahan untuk mereka yang nilainya kurang. Ada juga kelas khusus untuk persiapan TOPIK. Padat tapi seru.

Saat LC, kita cuma dapat 2 minggu libur. Berlaku untuk summer dan winter vacation.

Yang paling seru lagi adalah, program jalan-jalan gratis. Tujuannya sih untuk mengenal korea dan budaya korea. Liburannya macam2, ada yang ke JEJU island, ada yang nginap di hotel bintang (lupa bintang berapa tapi keren hehe), ada yang jalan-jalan sekitar SEOUL, Lotte World, Everland, Rumah traditional korea, DMZ (perbatasan korsel dan korut), dll.

Oia, untuk penempatan LC ditentukan oleh NIIED. Jadi, kalau S2 kita kampusnya di SEOUL, maka LC nya akan di kota lain di luar Seoul. Tapi kalau kuliah S2 nya di luar Seoul, maka ada kemungkinan LC nya di kampus seoul.

Saat MDC (Master Degree Course), pastikan kita tahu aturan-aturan kampus. Berapa matkul yang harus diambil dll nya. Ada orientasi, tapi biasanya pakai bahasa korea. Jadi better to go to dept office atau hub prof langsung. Semester awal udah dapet prof pembimbing.

Untuk s2 minimal sks adalah 24.

Untuk yang ngambil matkul linier, biasanya sama prof diminta untuk ambil beberapa matkul S1 (yang nilanya ga masuk GPA).

Karena saya ga ngelab, jadi kuliah paling banyak seminggu 3x. Biasanya prof hanya mengizinkan untuk ambil kuliah 3 saja. Tiap matkul 3 sks ya.

Untuk yang ngelab, hihihihi.. dipastikan ga ada waktu luang, bahkan hari sabtu dan terkadang minggu. Kehidupan lab memang agak menyeramkan. Begitu yang saya denger dari curhat teman-teman. Bahkan ada yang harus seharian di lab dan ga pulang.

Oia, ada uang jajan tambahan tiap awal sem. Untuk science 240rb won. dan untuk non-science 210rb won.

Tambahan- selama LC kita ga boleh part time ya. Tapi kalau udah masuk MDC kita boleh part time atas seizin prof. Ada surat2 yang harus di urus ke imigrasi.

Untuk kouta, di dokumen tertulis (sampai) 10 orang ya. Tapi percayalah~ lebih banyak kok hehehe.. waktu angkatan saya ada sekitar 25 orang (lebih kayaknya). Konon katanya, prof di Korea suka sama mahasiswa indonesia. Image kita baik, tekun dan nurut alias ga macem2.

Kenapa mba Dian Mangedong? ^^

Untuk prosedur aplikasi bisa dibaca dari atas kebawah ya.

Saya dulu pilih lewat univ karena beberapa alasan- ga pede interview face to face, menghindari berurusan (birokrasi) dengan orang indonesia (saran guru saya) dan lebih cepat prosesnya karena interview cuma sekali yaa walau memang pilihan univ cuma 1.

Lompat ke slide Scholarship
Jangan takut kekurangan uang (tentunya life style juga ga boleh lebay). Yang dikasih NIIED itu cukup banget , eh kalau untuk yang kuliah di Seoul sih pas ya. Soalnya biaya sewa kamar muahal.

Lanjut ke tips and trik. Saya ga ada tips and trik khusus. Oia, FYI ya- saya apply kGSP ini 3 kali (pantang menyerah ceritanya) dan selalu evaluasi kenapa ga lolos. Dua kali apply saya udah lewat tahap interview semua. Karena beberapa hal saya gagal. Kalau saya evaluasi, pertama karean non-linier dan kedua salah pilih kampus (ga sesuai dengan saya yang muslim – sepertinya begitu).

Perhatikan poin essay ya. Kebanyakan dari kita bikin essay itu muluk2- pengen terlihat sempurna biar dipilih. Menurut saya itu salah. Dan dari beberapa sumber juga bilang itu salah yaa. Saya tulis di situ, jangan lebay!

Satu lagi, saat pembuatan essay- jangan hanya memikirkan untuk kemajuan diri sendiri- tapi pikirkan kemajuan negara atau lingkup kecil, lingkungan sekitar kita.

Research plan, baiknya disertai data dari research sebelumnya. Ga perlu sampai tambah halaman- buat mereka penasaran dan nelpon kita untuk interview. Tapi harus jelas juga tujuan dari research kita.

TOEFL! banyak yang nanya ini- untuk TOEFL, tiap kampus mintanya beda-beda. Bahkan ada yang menerima TOEFL ITP dibawah 500. So, coba aja ^^ jangan nyerah hanya karena TOEFL. Baca baik2 persyaratan kampus.

Interview- bikin poin itu penting. Pastikan pewawancara mengenal kamu. Waktu saya interview, pewawancara ga nanya tentang research plan saya- tapi saya cari waktu untuk sedikit membahas reserach plan.

Ramah itu penting. Dulu alhamdulillah interview saya sangat cair dan hangat- sampai ketawa2 ringan dan jadinya ga deg2an.

Saya dulu sempat menulis buku Korea (di jual di toko buku termasuk gramed dengan beberapa versi). Karena saya pengen nunjukin kalau saya benar2 pengen ke korea. Tapi percaya deh- itu ga begitu ngaruh hehehe.. buktinya saya di tolak pas apply ke2 meski saya kirim buku karya saya dan guru bahasa korea saya ke korea ^^v

Pertanyaan2 interview bisa dilihat sendiri yaa ^^

Tips and trik universitas.

Apply pertama saya pilih Busan National University. Apply kedua saya pilih Sogang University. Dua-duanya jurusan non linier- saya pilih woman studies, dimana saya ga ada pengalaman atau terlibat organisasi atau kegiatan apapun yang berhubungan dengan woman studies. Itu kayaknya yang bikin di tolak. Meski skripsi tentang feminism.

Apply ke tiga saya nekat apply ke Korea Univ – iya, kampus favorit. Kampus favorit di korea adalah SKY (Seoul Nat. Univ, Korea Univ dan Yonsei Univ)- beberapa juga bagus siih.

Dan diterima dengan jurusan linier. Saya ambil kesimpulan kalau jurusan linier dan pengalaman kita bisa jadi poin tambahan (saya guru bahasa inggris di Indonesia- jadi saya sertakan semua pengalaman saya). Dan- kesimpulan lainnya adalah, kebanyakan orang mikir pilih kampus favorit sama aja ‘bunuh diri’ karena saingan nya banyak, mereka yang berpikir seperti itu kebanyakan akan mundur dan memilih univ biasa aja dengan harapan peluang lebih besar karena saingan sedikit. Tidak salah, tapi tidak juga benar. Nyatanya- saingan saya waktu itu hanya 3 orang Indonesia dan beberapa orang asing.

saya sarankan untuk pilih jurusan linier- selain alasan klise berkarir di indonesia (kalau yang mau pulang ke indo ^^v)- juga karena alasan belajar. Bakal lebih susah kalau kita ga punya basic ilmu yang mau kita ambil. Suka aja ga cukup. PR nya nanti bakal lebih berat. Ada cerita anak bisnis ambil jurusan bahasa korea disini, belajarnya jadi luar biasa- karena harus dari nol.

oia, baca profil kampus, prof dan juga matkul itu penting. Iya- wajib ngecek bahasa pengantarnya apa. 50-80% disampaikan dalam bahasa Korea- sisanya bahasa inggris (tergantung prof nya kalau bersedia). Saya yang jurusan bahasa inggis, 90% bahasa inggris dan 10% bahasa korea ^^

sedikit cerita, kehidupan di korea sangat menyenangkan. Dengan birokrasi yang cepat, kampus yang nyaman dengan segala fasilitasnya, dan lingkungan yang aman ^^ – fyi, banyak yang milih buat lanjut berkarir di korea karena nyamannya. Yang bikin ga nyaman cuma satu, jauh dari keluarga ^^ itu siih

Jangan takut sendirian di korea- kekeluargaan orang Indonesia disini sangat luar biasa. Saya tulis beberapa organisasi atau komunitas Indonesia di Korea ya.

Perpika dan KBRI sangat membantu disini ^^ – oia, karena saya muslim jadi hanya tau komunitas muslim. Maaf yaa ^^v

Kesimpulannya adalah ada di slide akhir hihi ^^- Sedikit cerita, jadi mba Kezia dari Sekolah TOEF Sulut ini menghubungi saya lewat email. Iya, mba Kezia melihat tulisan saya di blog saya tentang KGSP dan meminta kesediaan saya untuk sharing. Dengan senang hati saya jawab ^^ – banyak komen dan email masuk. Tadinya saya berharap grup call jadi bisa sekalian membalas email atau komen yang belum sempat terbalas. Satu hal lagi yang ingin saya sampaikan, JANGAN MANJA. Huhuhu.. maaf harus mengatakan ini- karena dari beberapa komentar dan email yang masuk, mereka mengirim pertanyaan yang sebenarnya jawabanya sudah tersedia dan bisa di googling dengan mudah, seperti : syarat2 beasiswa apa aja ya ka? cara kirim dokumennya gimana ya ka? kirim dokumennya harus lewat pos atau jne atau apa? biaya kirimnya berapa ya ka? Ka, saya sudah baca dokumennya tapi saya ga ngerti maksudnya apa? – percaya deh, itu belum apa-apa. Itu masih sederhana dan simple. Kalau keterima nanti, akan lebih menantang dari itu. Dengan jurnal yang bahasa inggris nya wow atau buku bahasa korea yang bikin kita harus minum bercangkir2 kopi (biar ga ngantuk) hehehe.. Tambahan, belajar di sini sangat individualis, semua dikerjakan sendiri. Jangan berharap kayak di Indonesia yang kesana kemari bareng2 yaa hehehe.. Jadi, jangan manja. Punten, kadang saya tidak menjawab pertanyaan itu- karena saya ga mau nyuapin, biar makan sendiri aja.

Kunci saya saat itu adalah usaha, doa dan sedekah. Saya belum jadi orang kaya- uang masih terbatas, tapi sedekah ga melulu tentang bagi2 uang- bantu teman juga sedekah ^^ itu aja siihh.

Aaahh— semoga bermanfaat yaa teman-teman ^^. Ayo kelilingi bumi indahnya Tuhan ^^

Satu dosen UGM saya pesan begini saat saya bilang akan postpone dan pergi ke korea : “Belajar di LN tidak menjamin kamu akan lebih pintar dari teman-teman yang sedang belajar di dalam negeri. Tapi menjanjikan kamu kaya pengalaman.” Belajar juga dari pengalaman

sekiaaan ^^

Saya coba jawab beberapa pertanyaan yaa

“Apakah ada pemberatan biaya tambahan jika kita memilih universitas swasta di program KGSP seperti ( kyunghee , sungkyukwan dll)?”

Jawaban : Ga ada. Semua di cover oleh NIIED. Di awal biasanya cuma bayar hmmm.. semacam uang kemahasiswaan, dan ga mahal- cuma 20rb won, sekitar.

“Apakah jika melanjutkan master di korea harus terlebih dahulu menghubungi dan mengenal profesor? Dan apakah harus riset dulu baru bisa kuliah? Kalau begitu, bagaimana jika jurusan yang diambil itu ilmu sosial? Apa harus riset juga? Terimakasih”

Jawaban : tidak harus menghubungi prof. Bahkan kalaupun menghubungi prof, prof akan menyuruh kita untuk menghubungi international office atau niied langsung. Iya, jangan berharap dapat balasan email dari prof yaa (syibuk soalnya). Dulu teman saya dapat surat rekomendasi dari prof Korea, dan itu tidak menjamin lulus- karena yang menentukan NIIED. Ga harus riset dulu kok. Tapi research plan musti mateng ya. Setibanya disini kita bisa ganti research kok ^^ disesuaikan.

“Universitas apakah namanya yg ada di Korea yang paling  bagus dalam bidang teknologi pangan nya? Terima kasih🙂 “

Jawaban : saya kurang tahu, bisa googling sendiri yaa. Tapi untuk science dan teknologi KAIST juaranya. Banyak teman-teman Indonesia di kampus itu.

“Bagaimana cara mendapatkan LoA dari profesor/ dr Universitas di Korea? Apakah bisa dilakukan secara online untuk mahasiswa internasional dan free atau fee ?”

Jawaban : ga ada LoA dari prof untuk beasiswa ini. Surat sakti yang akan keluar pertama adalah surat dari NIIED yang menyatakan bahwa kita adalah penerima beasiswa KGSP yang akan belajar bahasa di kampus A dan master degree di kampus B.

Setelah itu, LoA kampus akan keluar setelah satu tahun belajar bahasa Korea.

“Apakah benar orang korea itu orang-orang yang sangat kompetitif sekali dalam belajar? Dan bagaimana sikap kita sebagai international student untuk menanggapi hal ini? Serta apa saja hal yang paling krusial yang harus kita siapkan sebelum berangkat korea?”

Jawaban : huhuhu.. orang sini belajarnya parah. Apalagi dua minggu menjelang ujian- pada bawa selimut ke kampus dan cafe. Iya, semua belajar- kadang sampe susah cari tempat belajar karena semua penuh. Mereka sangat kompetitif. Sikap kita, ya harus bisa mengimbangi ^^ hmmm.. ga ada hal krusial yang harus disiapkan siihh selain yang tadi saya jelaskan. Enjoy aja ^^

“Bagaimana perbedaan sistem pembelajaran di Korea dan Indonesia?”

Jawaban : hmm… disini lumayan banyak presentasi. Tapi presentasinya agak aneh tapi cukup meringankan hehe.. jadi mereka lebih prefer untuk bikin copy-paste materi ke ppt dari pada harus bikin poin-poin. Satu lagi, entah apa kata yang tepat untuk menjabarkan, mungkin hierarki, jadi mahasiswa itu paling anti untuk nanya pertanyaan atau komen saat prof lagi jelasin atau memang ada yang tidak sesuai. Sangat tunduk sekali sama prof. Tapi tergantung prof nya juga siih ^^- jadi kalau saya tiba2 ngacung mereka ngeliatnya aneh- hehehe.. efek ga bisa nahan pertanyaan.

“ketika di korea tinggal dengan penduduk sana atau menyewa tempat tinggal sendiri?”

Jawaban : saya pernah tinggal di dorm dan sekarang sewa rumah sama teman indonesia ^^

“Kampus ‘ekonomi bisnis’ yang oke di Korea”

Jawaban : Katanya Yonsei

“Pada seleksi NIIED apa yang mesti ditonjolkan di bagian aplikasi kita ?”

Jawaban : Self introduction, motivation dan research plan. Ada anak indonesia yang ga sempet test bahasa inggris tapi research plan sangat menarik- diterima deh ^^

“Tips mudah dan cepat mempelajari bahasa korea”

Jawaban : bikin vocab list tiap hari dan hapalkan. Jangan malu buat ngomong. Dengerin lagu korea dan nonton dramanya heheeh ^^

“Berapa lama kakak mempersiapkan beasiswa ini dan apa langkah jitu yg menurut kakak wajib dilakukan scholarship hunter lainnya.”

Jawaban : untuk dokumen 2 bulan cukup. Hmmm.. ini tergantung birokrasi setempat yaa hehehe- ini di luar test TOEFL ya

“Bagaimana kita menyesuaikan diri terhadap kultur, perbedaan bahasa dan akademik di Korea? Sedangkan kita tahu disana mayoritas penduduknya bukan muslim. Apakah mudah dalam mencari makanan halalnya ?”

Jawaban : bahasa dan akademik udah dibahas di atas ya. Mengenai makanan halal, udah mulai gampang kok ^^ apalagi bisa delivery juga hehe ^^ – tapi kasus yang lagi rame saat ini adalah… adanya pemalsuan cap halal. Ini lagi heboh sekarang2 dan lagi diusut. Tempat sholat yang paling susah- biasa saya dan teman-teman sholat di bawah tangga, di rooftop perpus, atau di pojokan perpus yang sepi, atau dengan pedenya ngegelar di female room, kalau lagi jalan suka manfaatin fitting roomnya toko baju hehe.. kalau mepet banget terpaksa sholat sambil duduk.

“Apakah pernah ada mahasiswa D3 yang langsung lanjut S2 (ever heard, di LN itu D3 dianggap setara dg S1) klo tidak, apakah bisa melanjutkan S1?”

Jawaban : huhuhuhu… maaf yaa. saya ga pernah denger yang tentang D3 T-T, mian
Sepertinya sudah ya teman-teman ^^ pertanyaan yang lain sudah dijelaskan di sesi penjelasan di awal ^^ semoga bermanfaat

Ini tulisan saya di blog : http://katakatakuw.blogspot.kr/2015/02/kgsp-korean-government-scholarship.html

silahkan dibaca ^^ semoga membantu. Yang terbaik untuk kalian semua- jangan manja dan jangan mudah menyerah. Kebahagiaan patut diperjuangkan ^^ hehehe ^^ . Kalau ada pertanyaan bisa email saya- tapi sabar untuk nunggu balasan ya ^^

saya mohon doa juga- saya lagi tahap penulisan thesis. Mohon doanya semoga bisa secepatnya lulus ^^ aamiin. Mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan. Oia, saya juga tulis artikel tentang beasiswa di buku perpika, katanya nanti akan terbit. Nanti saya share yaa- banyak cerita teman-teman yang lain juga ^^- Sekian, silahkan saya kembalikan ke moderator.

*tanggapan*

saya cut, saya kan angkatan MAN 2017 apakah sebelumnya pernah dari Madrasah Aliyah mendapatkan beasiswa dari korea?

#tanggapan : apakah semua pelamar harus memiliki topik? Berapakah skor minimal topiknya?
Dan apakah muslim disana cukup dihargai? Bagaimanakah penerimaan orang korea terhadap muslim? Dan apakah pekerjaan part time paling aman untuk moeslem international student?

Saya belum pernah dengar ada lulusan dari MA, tapi bisa di coba ^^ kita ga akan pernah tau kalau ga nyoba. Mungkin kamu bisa jadi cerita pertama, lulusan MAN yang dapat beasiswa Korea ^^- balik lagi yaa, essay dan surat rekomendasi penting ^^ tho belajarnya sama aja kan yaa.. ada science dll nya juga. Jadi menurut saya patut dicoba ^^

Saat melamar ga harus punya sertifikat TOPIK. TOPIK terbagi dua, ada TOPIK 1 (level 1 dan 2) dan TOPIK 2 (Level 3, 4, 5 dan 6 / intemediate dan advance). Naaah.. saat belajar LC nanti kita harus lulus TOPIK 2 minimal level 3 ^^ ga susah kok ^^

Alhamdulillah jumlah muslim semakin banyak disini- dan banyak yang pakai kerudung juga. Tapi yaa musti agak sedikit bersabar kalau diliatin dari ujung kepala ke ujung kaki (kebanyakan sama ajuma dan ajusi) apalagi pas musim panas ^^ hehehe… lucunya, kadang mereka suka ngomongin gituuu pake bahasa korea, eh.. yang lagi di omongin ngerti- kadang kalau lagi gemes banget suka ngejawab hehehe..

Part time banyaak buangeett ^^- part time yang paling banyak adalah TOUR GUIDE. Iya, banyak banget orang Indonesia dan Malaysia yang berkunjung kesini- dan lowongan ini banyak bangeets ^^ sehari dibayar 100rb won- wow banget ^^- saya beberapa kali part time ini dan sekarang juga lagi part time di telecom company ^^

dan part time yang saya sebutin itu aman semua insya Allah. Bahkan sekarang ada “Halal In Korea” dll- mereka membutuhkan mahasiswa muslim buat magang. Mereka lagi ngembangin bisnis untuk muslim tourism gitu ^^

tanggapan selesai ditanggapi ^^ silahkan moderator ^^

Halo. Saya Rahma. Pertanyaan: Kalau misalnya kita daftar ke universitas untuk intake 2017 untuk program master berbahasa inggris dan diterima, bagaimana beasiswa KGSPnya? Apakah bisa langsung kuliah di bulan September 2017 atau tetap harus ikut kelas bahasa dahulu baru kuliah di tahun selanjutnya?

Terima kasih

Tambahan- banyak banget mahasiswa yang pas dateng ke korea ga bisa ngomong korea sama sekali, bahkan ngeliat huruf nya pun ga pernah- jadi, itu bukan hambatan yaaa.

Kelas bahasa hukumnya wajib kecuali kamu udah punya sertifikat TOPIK level 5. Kalau udah punya TOPIK level 5 bisa langsung kuliah masternya tanpa ambil kelas bahasa. Tapi menurut saya rugi banget ^^ soalnya kelas bahasa itu seru bangeet nget nget ^^

Waktu menunjukan pukul 23.44 Waktu Korea hehehe ^^ gpp kok ^^ sering begadang ^^ Selamat istirahat semuanya ^^ senang bisa ngobrol-ngobrol meski lewat WA – semoga dilain kesempatan bisa ngobrol-ngobrol lagi yaa ^^ Semoga bermanfaat- mohon maaf atas kekurangan. Terima kasih untuk mba Kezia dan mba Della dan teman-teman di Sekolah TOEFL sulut. Salam sukses ^^ semua punya kesempatan yang sama kok- usaha, doa dan sedekah ^^ (feel free to visit my blog and send email) saya pamit yaa.. Wassalamu’alaikum ^^ –

Selamat malam teman-teman semua^^

Saya mewakili Sahabat Sekolah TOEFL SULUT mohon pamit. Sampai jumpa di SEKOTAK selanjutnya, dengan tema dan topik-topik yang menarik dan bermanfaat tentunya. Untuk mengetahui info kegiatan SST Sulut, ini media informasi  SST SULUT  | https://m.facebook.com/SSTSulut/

Let’s break the limits!

Kezia – Koord. SST Sulut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s