Physics Instrumentation

Sensor Presipitasi / Hujan – Tugas Pendahuluan Prak. Sensor II

TUGAS PENDAHULUAN PRAKTIKUM SENSOR PRESIPITASI / HUJAN

MATA KULIAH PRAKTIKUM SENSOR II

1. Jelaskan pengertian curah hujan 1 mm!

Curah hujan 1 mm dapat diartikan bahwa pada luasa 1 m2 di tempat yang datar dan kedap, tidak menguap, dan tersebar merata terdapat air yang jatuh (presipitasi/hujan) setinggi 1 mm.

Curah hujan 1 mm setara dengan volume air 1 Liter.

Berikut ini pembuktiannya :

V = p . l . t

V = 1 m . 1 m . 1mm

V = 1 m2 . 10^(-3) m2

V = 10^(-3) m3

V = 1 dm3

V = 1 Liter

.

2. Jelaskan prinsip kerja sensor Vaisala Raincap!

Hujan (raindrop) akan jatuh mengenai dome (diameter 90 mm) yang di dalamnya terdapat piezo elektrik. Ketika jatuh, raindrop tersebut memunyai momentum (P) dikarenakan raindrop memunyai masa (m) dan kecepatan jatuh (v). Momentum (P) yang dibawa raindrop dan mengenai dome tersebut akan menggetarkan piezo elektrik. Semakin besar intensitas raindrop tersebut maka getaran pada pieso elektrik akan semakin besar. Output dari piezo elektrik berupa sinyal yang kemudian diubah menjadi voltase yang kemudian diolah menggunakan algoritma tertentu yaitu penjumlahan sinyal voltase per satuan waktu dan luas area dome / raindrop sensor. Hasil pengolahan digunakan untuk menghitung intensitas dan durasi / lamanya presipitasi terjadi. Sensor Vaisala Raincap ini dapat mendeteksi jenis pretisipasi apakah hujan atau salju.

3. Sebutkan dan jelaskan pengukuran hujan di BMKG!

a. ARG

Hasil gambar untuk sensor hujan ARG

Hasil gambar untuk sensor hujan ARG

ARG merupakan pengukur curah hujan yang menggunakan prinsip perancangan tipping bucket. Air hujan akan masuk melewati corong ARG yang selanjutnya akan tertampung sampai penuh di cup jungkat-jungkit tipping bucket. Ketika cup telah penuh maka tipping bucket akan melakukan jungkitan sehingga menghasilkan tip, begitu seterusnya. Ketika intensitas hujan besar maka pergerakan jungkat-jungkit akan semakin cepat sehingga menghasilkan banyak tip. Banyaknya tip yang dihasilkan akan diolah menggunakan algoritma tertentu pada data longer dan akan menghasilkan data curah hujan. Banyaknya jungkitan / tip setara dengan banyaknya intensitas curah hujan.

.

b. Rain Gauge Hellman

Hasil gambar untuk sensor hujan ARG

Hasil gambar untuk sensor hujan ARG

Rain Gauge Hellman merupakan pengukur curah hujan yang menggunakan pias sebagai pencatat. Air hujan masuk melewati corong selanjutnya menuju penampungan yang menampung air maksimal 10 mL. Seiring dengan kenaikan air pada penampungan maka skala yang ditunjukkan pada pias juga akan semakin naik sampai 10 mL. Ketika pena telah mencapai skala 10 mL maka air akan tumpah/ terbuang secara otomatis sehingga menyebabkan pena akan turun pada skala 0, begitu seterusnya. Pergantian pias dilakukan setiap jam 00.00 UTC dan perhitungan curah hujan dengan menjumlahkan skala yang berada di bawah gravik.

.

c. Rain Gauge Obs

Gambar terkait

Pada Rain Gauge Obs air akan masuk melalui corong yang selanjutnya akan tertampung di penampungan. Setiap 3 jam sekali (pada jam penting) air diukur menggunakan gelas ukur. Curah hujan ditunjukkan oleh volume air yang terukur di gelas ukur.

.

.

.

Referensi :

Anonim. Manual Book Vaisala Raincap Precipitation Sensor.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s