Coretan, Islam

Mengelola Hati || Dewi Nur Aisyah

(Postingan ini merupakan materi KKPI [Kajian Kemuslimahan Penerbit Ikon] yang dilaksanakan pada hari Minggu 11 Juni 2017 jam 15.30 WIB. Supaya lebih bermanfaat, jadi saya share disini. Enjoy it)

Pemateri : Dewi Nur Aisyah

  • Penerima Beasiswa Presiden RI
  • PhD Student at University College London
  • Penulis Buku Awe Inspiring Me dan Salihah Mom Diary

Assalamu’alaykum Warahmatullaah Wabarakatuh dan selamat sore untuk teman-teman semua. Salam kenal bagi yg belum kenal ya 😁 Semoga pertemuan “maya” kita kali akan membawa manfaat dan kebaikan untk kita semua, Aamiin..

Hari ini saya akan sharing sesuai dgn topik yg diminta oleh penerbit, yaitu “Mengelola hati”. Ini murni adalah sharing berdasarkan pengalaman saya pribadi. Yang baik-baik, silahkan diambil. Jika ada yg buruk atau kurang sesuai, tdk apa jika tidak diterapkan..

Saya awali sharing saya kali ini dengan sebuah puisi ttg wanita…

Islam datang memuliakan wanita, di saat kedudukannya di peradaban dahulu begitu rendah dan hina. Islam datang membawa cahaya, menggaris bawahi peran wanita dan keutamaannya. Maka bisa kita dengar Rasulullaah bersabda akan perhiasan terbaik di dunia, serta kriteria wanita yg paling baik di hadapan Allah.

Kita juga sering dengar sabda Rasulullaah mengenai kedudukan seorang ibu, kedudukan yg hanya bisa diisi oleh seorang wanita. Hingga Allah utamakan ia sebagai orang yg harus paling dicintai oleh anak2nya, tiga tingkat lebih tinggi dari sang ayah…

Hal ini pun ditegaskan oleh Allah SWT melalui firman-Nya…

Maka maukan kita menjadi wanita yg mulia? Menjadi muslimah haruslah memahami bagaimana Islam memuliakannya, dengan mengetahui batas-batas atau koridor syari’at menjaganya. Karena kemuliaannya, akan bergantung sejauh mana ia mampu memelihara pandangan, lisan, dan akhlaqk nya senantiasa dalam kebaikan.

Iya, dan pada beberapa syair ini, saya ingin menggambarkan keutamaan wanita dan kemuliaan derajatnya. Tapi tentu saja, itu semua perlu usaha dan ada syaratnya. Yaitu saat iman tertanam di dada, dan shalihah menghias akhlaqnya…

Pernahkan qt berpikir bahwa laki2 itu lebih tinggi derajatnya dibanding wanita? Atau lebih “menguntungkan” kedudukannya. Ketahuilah muslimah shalihah… sesungguhnya laki2 maupun perempuan kedudukannya sama di mata Rabb-nya, hanyalah taqwa yg menjadi pembeda…

Di dalam Al-Qur’an Allah selalu menyandingkan subjek laki2 dgn perempuan. Yang menandakan hukum dan syariat-Nya berlaku untuk semua orang. Tidak jg Allah pisahkan, apalagi membeda2kan dan menguntungkan satu pihak saja. Kalau ada yg kekeuh berkata, toh ttp beda perannya. Tentu saja, krna secara fisik dan psikologis pun laki2 dan wanita berbeda. Maka Allah mengatur keduanya untuk menunaikan peran masing2 bagi mereka, sedangkan yg dinilai dan ditakar di sisi Allah adalah taqwanya..

Ehem ehem… saya mau jujur nih dan mengakui bahwa wanita itu memang ISTIMEWA! Di luar keistimewaan yg diberikan Islam kpd qt, wanita itu mmg benar2 istimewa 😄 Contohnya apa?

Inilah sifat2 istimewa qt, yg terkadang berkebalikan dgn lawan jenis qt. Maka tak heran, jika suka ada sifat yg bersilangan. Contoh paling gampang, wanita itu paling suka diperhatikan, sedangkan laki2 cenderung acuh mengabaikan. Paling senang kan kalau dipuji pak suami “Kamu cantic bgd hari ini”, hihi.. yg masih jomblo jgn baper ya, ini cm contoh aja 😄 Intinya, wanita itu senang diperhatikan…

Yang kedua, wanita itu selalu mengutamakan perasaan. Apa2 dipikirnya pake perasaan, banyak ga enakan. Di saat laki2 cenderung mengutamakan logika. Itulah sebabnya, kalau melihat WA aja bisa sensitif qt membacanya. Kalau laki2 pasti membacanya datar saja. Atau sering qt temukan, wanita yg ditinggal meninggal suaminya, akan cenderung setia dan ttp sendiri hingga akhir hayatnya. Untuk laki2 bisa berbeda, bisa jadi sdh mencari istri penggatinya. Saya ga salahkan lho ya, hanya menggarisbawahi bahwa wanita itu memang perasaannya haluuuss sekali *aiih.. ngaku2 😄

Yang ketiga, yg saya maksud kecerdasan intelektual ini karena wanita itu “lebih banyak bicara”. Kalau majas peyorasinya sih “cerewet”, hehe… Nimang bayi pasti bicara “Yang shalih/ah ya nak…”. Mau ngelus perut gendut ketika hamil “Semoga Allah jaga qm senantiasa ya nak”. Itulah yg sy maksudnya kecerdasan intelektual. Di sisi yg lain, jumlah kata yg biasanya laki2 sampaikan sekitar sepersepuluh jumlah kata2 yg wanita ucapkan. Percaya kan?

Satu lagi fakta tambahan, berdasarkan penelitian psikologi (diingat2 ini ya), kecerdasan anak biasanya diturunkan oleh ibu, sedangkan akhlaq oleh sang ayah. Maka tips nya, carilah istri yg pintar dan suami yg shalih dan baik perangainya, hehe ☺

Yang keempat, wanita itu lebih sabar menanggung beban dibandingkan laki2. Itulah mengapa rahim itu dititipkan kpd wanita. Mengandung anak hingga 40 minggu lamanya. Belum lg sakitnya melahirkan. Itulah sebabnya, Allah hadiahkan surga bagi ibu yg meninggal (syahid) ketika melahirkan anaknya. Bisa jadi kalau bapak2, akan lebih tinggi emosinya. Tidak bisa sabaran seperti sang istri. Yang sudah memiliki anak, mgkn merasakan hal yg sama. Ibu itu cenderung siap bangaun setiap jam atau per dua jam ketika sang bayi bangun, sedangkan sang ayah masih akan enak tidur.. Iya, kita tuh lebih siap menanggung beban hakikatnya…

Naah.. ada lagi nih salah satu kelemahan wanita, kita sukanya fokusnya pada masalah, bukan solusi. Lebih berpikir, koq ini susah banget ya, koq kayaknya ga mungkin ya. Sedangkan laki2 akan berpikir mencari solusi, tdk ambil pusing dgn permasalahan yg terjadi.

Oke, point terakhir, ini salah satu hal yg sy syukuri menjadi wanita, bisa MULTITASKING. Saat sedang menyuapi anak, sembari masak, menjemur baju, sambil mengulang hafalan. Masya Allah walhamdulillaah… 😊

Naah.. kita udah bicarain keistimewaan wanita berikut karakter2 yg melekat padanya. Sekarang saya akan ingatkan wasiat Rasulullaah ttg wanita. Ini diingat baik2 ya…

Iya, wanita itu memang berasal dr tulang rusuk yg bengkok, itulah sebabnya para lelaki diminta untuk berlaku baik kpd wanita (asiik). Tak heran kadang kalau sdh PMS, bis esmosi jiwa, sensitif yg luar biasa, hihi…  Smg Allah karuniakan pasangan hidup yg bisa bersabar dan mau memuliakan wanita ya…

Sekarang qt masuk ke perkara utama. Kalau memang wanita itu “bengkok”, bagaimana dgn perkara mengelola hati baginya? *Paparan pertama untuk jomblowati dulu ya 😄

Ada satu hal yg bisa jadi perkara besar untuk wanita, iya.. itu adalah CINTA. Maklum wanita itu lebih mengutamakan perasaannya, saat benih2 cinta mau tumbuh, bs jd bikin wanita pusing kepala. Upsy, benarkah? Coba qt resapi perkataan Ustadz Salim A Fillah ini ttg cinta…

Sebenarnya fenomena jatuh cinta itu ada penjelasan ilmiahnya..

Ternyata eh ternyata, perasaan senang, melayang, dan berbunga-bunga ini bisa dijelaskan dengan zat-zat kimia yang dikeluarkan oleh otak kita. Lho, emang iya? Iya, otak kamu itu adalah tempat bercokolnya semua perasaan dan emosimu. Otak itu jualah yang mengirimkan sinyal ke tubuhmu dan membuatmu merasakan semangat dan pahit manisnya “jatuh cinta”. Perasaan senang, bahagia, deg-degan, posesif, obsesif, patah hati sampai frustrasi. Kurang lebih, begini nih proses kerjanya…

Hormon pertama disebut FEROMON

Prinsip kerja feromon kurang lebih begini. Suatu saat kamu bertemu dengan sosok yang menarik hatimu. Entah karena dia ganteng, pinter, atau terlihat shalih. Secara alami, kelenjar endokrin dalam tubuh kamu akan melepaskan feromon yang memancar ke luar tubuh dan tercium oleh sosok itu (inget VNO yang supersensitif itu kan?). Nah, feromon itu akan memicu hipotalamus otak gebetan kamu itu untuk melepaskan hormon-hormon otak yang selanjutnya akan memicu hormon-hormon lain, seperti hormon gonadotropin (hormon pemicu dilepaskannya hormon testosteron, estrogen dan progesteron—hormon-hormon seksual). Begitupun yang terjadi sebaliknya.
Intinya, kenapa berdua-duaan itu dilarang oleh Islam? Nah ini salah satu alasannya. Kerja feromon ini yang bisa menyebabkan dua orang berlawanan jenis saling suka. Hanya karena berada di tempat yang sama, apalagi dekat-dekatan, tatap-tatapan, apalagi pegang-pegangan. Hayo ngaku bisa jadi tiba-tiba deg-degan kalau ditinggal berduaan dengan seorang teman laki-laki kan? Padahal, kamu ga ada perasaan suka sama dia sebelumnya. Tapi, karena berduaan berdekatan, entah kenapa ada rasa apaaa gitu. Nah itu tuh, artinya feromonnya bekerja.

Hormon kedua disebut Phenyl Ethyl Amine (PEA) yang bisikin, “Kayaknya aku jatuh cinta.”

Ketika kita terkesan oleh seseorang, otomatis senyum akan terlontarkan. Bukan kenapa-napa, tapi ini hasil kerja si PEA. Misal, kita merasa tertarik dengan si A, cowok shalih yang jago main bola, di organisasi jadi ketua, IPK-nya juga di atas 3. Pokoknya kerenlah. Nah, si PEA ini yang ngasih perasaan kesengsem kita kalau lihat si A, perasaan deg-degan, bahagia dan beberapa gejala lain yang menimpa seseorang yang sedang jatuh cinta. Bisa rapat bareng berasa gimanaa gitu, senang aja bawaannya. Nah, setelah PEA ini keluar, akan merangsang tubuh untuk mensekresikan hormon cinta yang lain seperti dopamine dan norenorepinephrine.

Hormon ketiga bernama Dopamin dan dia bilang, “Kenapa bayangannya yang selalu muncul di depan mata?”

Pada beberapa bulan pertama ketika kamu naksir seseorang, ada bagian otak kamu yang mengeluarkan zat ini. Biarpun jumlahnya cuma sedikit, itu aja sudah cukup untuk memberikan kamu efek “melayang”, persis yang dirasakan oleh orang yang sedang jatuh cinta. Dopamin membuat kita merasa nyaman dan puas ketika melihatnya dan mengingat-ingat kejadian tentangnya. Bawaannya kebayaaang mulu wajah si dia yang lagi main basket, yang lagi presentasi di depan kelas, yang lagi beli jus alpukat di kantin. Pokoknya yang muncul bayangan diaaa aja.

Karena dopamin ini, semalaman kamu jadi susah tidur, tetiba mikirin hal-hal yang romantis. Karena dopamin juga, bisa jadi kamu jadi kurang berselera makan. Tapi meskipun kamu lupa makan dan kamu lapar, kamu tetap happy. Karena si dopamin ini membuat kamu merasa penuh semangat, seolah-olah kamu bisa melakukan apa pun yang kamu mau. Zat ini bener-bener hebat deh!

Hormon keempat yaitu Norepinefrin bilang, “Ayok semangat ngejar si dia!”

Setelah PEA merangsang dopamin keluar, ia juga merangsang produksi norepinefrin. Hormon ini terbukti bikin semangat, happy, ceria, dan bahagia orang-orang yang sedang jatuh cinta. Pokoknya bawaannya pengen senyuuuum terus. Tahu kan alasan lagu-lagu orang yang jatuh cinta indah-indah semua? Ya, karena norepinefrin juga bekerja di sana. Meskipun lelah letih setelah semalaman begadang ketika dapat telepon dari si dia yang bilang ada rapat dadakan pagi harinya, tetiba kamu bisa jadi bugar tiada terkira. Ini nih kerja hormon yang bikin semangat jiwa. Meskipun udah tepar habis beberes rumah seharian, langsung jawab iya pas diajak nge-gym bareng teman-teman dan gebetan. Haduh haduuuh … luar biasa ya kekuatan cinta, eh norephineprine maksudnya 😄

Penjelasan 4 hormon lainnya bisa dibaca di buku Awe-Inspiring ME ya 😄

*Nyelipin promo mumpung Penerbit Ikon sdg kasih diskon 40% untuk pembelian buku Awe-Inspiring ME s,d tgl 17 Juni ini 🙂

Intinyaaa… Udah tahu kan ya dahsyatnya reaksi kerja hormon-hormon cinta di atas.  Hormon-hormon inilah yang bekerja ketika seorang anak manusia jatuh cinta. Dan, kita ga bisa mengendalikan itu semua. Maka ga heran, saat fase-fase ini, banyak remaja kehilangan logika. Ga peduli apa kata orang tua, teman, atau sahabat terbaiknya. Yang penting hanyalah aku dan dia. Ada teori yang mengatakan bahwa hormon-hormon ini hanya bekerja maksimal dalam waktu 3–4 tahun aja. Maka, sering kita temui, beberapa tahun kemudian seseorang bisa banjir air mata menyesali perbuatannya mengikuti hawa nafsunya tempo dulu, gebetan yang kita puja ternyata ga sesempurna apa yang dibayangkan mata, belum lagi ternyata dia ga setia, nyakitin hati, jiwa dan raga (lebay mode: on). Sudah telanjur diri terjerumus maksiat, eh si doi malah minggat. Makanya muslimah shalihah … jangan menurutkan hawa nafsu yang sementara ini. Sabaaar … sabaaar … ada waktunya koq kita akan bertemu dengan jodoh kita yang sebenarnya.

Terus terus gimana.. kalau qm merasa ada sesuatu yg membuat hatimu resah, tanyakan lg pada hatimu, itu berasal dari setan atau bukan. Karena sesuatu yg tidak baik pasti akan dikenali hati, entah merasa tidak nyaman atau merasa bersalah…

Tips lain dari Ibnu Mas’ud adalah mengingat kejelekan2 orang yg kita merasa jatuh cinta padanya. Dan pesan lainnya adalah,  kalau menyukai, jangan terlalu menyukai, kalau membenci jangan terlalu membenci…

Jadi gimana dunk seharusnya antara muslimah dgn cinta?

Sebelumnya saya ingin menggarisbawahi, bahwa ketertarikan itu adalah suatu hal yg wajar

Jadi ketertarikan itu wajar. Jatuh cinta itu normal. Tapi, bagaimana sikap kita setelah jatuh cinta itu yang akan membuatnya halal atau haram. Allah ridha atau murka. Mendapat pahala berlipat atau terjerumus maksiat. Bahkan dikisahkan pada zaman dahulu di jazirah Arab, ada suatu ketika seorang wanita shalat di belakang Rasulullah saw. Dia seorang wanita yang sangat cantik, secantik-cantik wanita. Bahkan Ibnu Abbas ra berkata, “Tidak! Demi Allah aku belum pernah melihat wanita secantik dia.” Oleh sebab itu, ada sebagian dari jamaah shalat memilih maju ke saf depan dengan datang lebih awal agar jangan sampai melihatnya. Ada juga sebagian dari mereka yang memilih datang belakangan agar dapat melihat kecantikan wanita tersebut dari saf belakang. Masya Allah … ini terjadi lho di zaman Rasulullah. Bahkan para sahabat Rasulullah pun merasakan ketertarikan ini. Hingga Allah menurunkan wahyu-Nya:

“Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu di antara kalian. Dan sungguh Kami mengetahui pula orang-orang yang mengakhirkan diri.” (QS Al-Hijr: 24)

Lihatlah bahwa teguran Allah teramat indah. Bukan mencela para lelaki yang sengaja mengakhirkan diri, melainkan Allah tegur mereka dengan cara terhalus-Nya. Agar mereka kembali pada niatan semula untuk hanya beribadah kepada-Nya. Bukankah Allah itu Maha Mengetahui? Jadi, kalau hati kita berdebar atau merasa tertarik kepada seseorang, tentulah Allah Maha Mengetahui itu semua.

Hayoo ngakuuuu … pasti kamu tahu siapa seseorang yang kamu tertarik padanya. Seseorang yang entah kenapa bisa bikin kamu tersenyum saat mendengar nama atau terbayang wajahnya. Seseorang yang bisa bikin jantung kamu berdebar saat berdekatan dengannya. Tapi ingat ukhtiiii … perlu rasanya bagi kita untuk menjaga rahasia siapa nama laki-laki yang kita tertarik padanya. Menjaga ketertarikan itu dalam keikhlasan hati yang tertinggi karena kita tak pernah tahu apakah dia jodoh kita atau bukan. Menjaga dalam kesucian khayalan (jangan suka banyangin hal romantis yang nggak-nggak), menjaga dalam ungkapan lisan (ga usah deh pake ikutan acara “katakan cinta”), dan menjaga dalam ekspresi diri (ga usah overacting, salah tingkah kalau ketemu, atau komen di setiap status dan update-nya). Bukankah sudah banyak contoh cinta yang begitu terjaga? Layaknya Ali dan Fathimah, yang saling mencintai dalam kerahasiaan yang paling rapat, kepasrahan yang begitu kuat, hingga akhirnya Allah pertemukan cinta mereka dalam pernikahan suci yang mengikat.

Jodoh kita tidak akan tertukar. Ia akan datang di masa yg paling tepat menurut-Nya… Sabar yaa.. insya Allah, jika pernikahan itu penuh berkah, akan ada aja kemudahan yg qt dapatkan dlm perjalanannya, bahkan Allah bilang akan mengayakan kita dgn karunia-Nya…

Naah.. ini jg hal lain yg harus qt ingat. Ga perlu jg meladeni laki2 yg bilang “tunggu aku 3 tahun lagi”. Apa ada yg tahu apa yg akan terjadi nanti? Tenang shalihah… jodohmu sudah tertulis, ia tidak mgkn akan tertukar atau lepas dari genggaman…

Ini hanya perihal BAROKAH. Tentang bagaimana proses qt menjemput jodoh qt. Dgn berlumur banyak dosa atau menjaga kesucian cinta dan bersimpuh harap hanya kepada-Nya…

Bagi kamu jomblowati, ini ada bbrp tips untuk menjaga hati qt di saat qt belum dipertemukan dgn jodoh qt…

Pertama, MENJAGA PANDANGAN. Memang benar kalau matalah jendela awal dari segalanya. Kenapa Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa menjaga pandangannya. Karena ialah pintu awal benih-benih cinta bisa tumbuh subur dalam hati seorang remaja.

Kedua, HINDARI IKHTILAT. Sebisa mungkin jauhi campur baur antara laki-laki dan perempuan ya, apalagi kalau harus berduaan. Udah tahu kan yang ketiganya setan? Hindari deh tuh boncengan dengan yang bukan mahromnya. Bukan hanya berduaan, bahkan ga ada hijab di antara keduanya. Kalau memang ada keperluan dengan teman laki-laki, jangan sungkan untuk minta ditemani ukhti. Karena itu lebih baik daripada kamu berdua menyendiri.

Ketiga, HATI2 dgn SENTUHAN LAWAN JENIS. Bahkan Rasulullah lebih memilih untuk ditusuk jarum besi yang panas ke kulitnya daripada harus bersentuhan dengan yang bukan mahromnya. Jadi jangan mau ya kalau diajak tos, salaman, apalagi cupika cupiki dengan non mahram. Karena engkau begitu mulia dan haruslah senantiasa terjaga. Ga sembarang orang boleh megang tubuh kita. *kibas jilbab

Keempat, HATI-HATI ZINA HATI. Iya betul, hati-hati sama zina yang satu ini. Haluuuuss banget. Kadang sampai kita ga ngerasa kalau jangan-jangan sudah terjerumus ke dalam zina. Jauh-jauhi mengkhayal. Apalagi khalayan tentang si dia.  Awalnya sih cuma sms-an aja, terus telepon-telepon-an, ngajak jalan, eh pegangan tangan, daaaan seterusnya. Semua berawal dari syahwat yang diumbar. Cinta yang tidak dikekang oleh iman. Sehingga ia liar dan membiarkan diri terperangkap dalam jebakan setan.

Kelima, SIBUKKAN DIRI. Ini adalah cara paling jitu menghilangkan rasa dalam hati. Kalau udah sibuk, pasti bisa menekan pikiran2 ttg si dia dalam kepala. Berbeda dgn mereka yg memiliki waktu luang sehingga terbawa mengkhayal yg bukan2. Jangan2! Ayo qt sibukkan diri qt senantiasa.

Keenam, JANGAN KONSUMSI HAL YG BIKIN BAPER. Naaah.. hati-hati nih muslimah. Jauh2in tontonan, bacaan, atau sumber pendengaran (entah lagu2) yg bisa bikin baper. Duluuu… saya ingat banget, kakak kelas saya menyarankan, kalau belum mau nikah jangan baca2 buku nikah, hehe… intinya qt membatasi diri, menjaga diri dlm kesucian cinta kita *tsaaah…

Terus bagaimana cinta yg seharusnya? *baca sendiri yaa… lalu resapi maknyanya…

Banyak akhwat yg bertanya, “Terus gimana mba kalau aku jatuh cinta?”. Ini dia sekelumit jawabannya…

Oke, kita masuk mengelola hati bagian 2, untuk muslimah yg udah ga jomblo lagi. Eitss jangan salah, ilmu yg saya sampaikan disini bs jd pelajaran jg lho utk akhwat2 single nanti.

Yakinlah muslimah… jodohmu itu sudah tertulis namanya di Lauhful Mahfudz, jauuuh sebelum qt terlahir di dunia. Siapa namanya, kapan akan dipertemukannya, dsb. Ini hanyalah masalah iman kita, sejauh mana kita percaya kpd Allah Yang Maha Mengatur Segala…

Pernikahan itu tak selamanya tentang serangkaian bunga mawar, syair-syair puitis, atau dunia yang hanya milik berdua. Seiring dengan berjalannya waktu, kita akan semakin memahami. Dengan menikah, itu artinya kita memutuskan untuk menjalani lika-liku takdir-Nya di dunia… bersama! Baik dalam senangnya, maupun sedihnya. Baik saat menerima rezeki-Nya, maupun saat menjalani ujian di pertengahan jalannya. Melukis tawa dan menangis bersama…

Menikah itu artinya kita bersedia berkorban untuk orang yang disayang. Memilih untuk menanggung beban, bekerja lebih keras, mengerja lebih banyak. Tak jarang, mengorbankan kepentingan pribadi demi yang dicinta, mengalah sedikit untuk meringankan urusannya…

Menikah itu artinya berfastabiqul khairaat, berlomba-lomba dalam kebaikan. Ini bukan tentang saling melempar pekerjaan, tapi berebut mengerjakan tugas agar mendapat berlipat kebaikan. Maka pekerjaan sederhana seperti mencuci piring, menggosok pakaian, atau mengepel lantai, bukan lagi terjebak dalam pengertian “pekerjaan perempuan”, bukankah Nabi pun begitu memuliakan istrinya, hingga terekam jelas dalam sabdanya “sebaik-baik laki-laki adalah yang paling baik kpd keluarganya”…

Menikah itu artinya membangun cita bersama, berlelah-lelah mengukir asa berdua. Bahu membahu merenda ikhtiar, bersama menuju cinta Sang Maha Kekal. Kalau bahasa sederhana saya, pernikahan itu seharusnya bukan membangun SATU menara, tapi mampu melejitkan potensi BERSAMA, mengangkasa BERDUA, hingga surga yang akan menjadi tempat pemberhentian akhirnya…

Kalau ini adalah tips mengelola hati setelah menikah…

Pertama, kita harus MEMPELAJARI PERBEDAAN antara laki2 dan perempuan. Ini cara yg ampuh untuk memahami perbedaan dan memberikan pengertian. Itulah sebabnya, sebelum menikah, carilah ilmu tentangnya. Tentang hak dan kewajiban suami istri, perbedaan karakternya, dsb.

Kedua, kunci pernikahan itu ada dua, PENGERTIAN dan TERBUKA. Beri ruang untuk suami kita. Berilah pengertian akan sikapnya (yg bisa jd didominasi oleh karakter laki2). Dan terbuka akan apapun yg dihadapi saat melalui bahtera rumah tangga bersama.

Kedua, kunci pernikahan itu ada dua, PENGERTIAN dan TERBUKA. Beri ruang untuk suami kita. Berilah pengertian akan sikapnya (yg bisa jd didominasi oleh karakter laki2). Dan terbuka akan apapun yg dihadapi saat melalui bahtera rumah tangga bersama.

Ketiga, sebisa mungkin buat SESI CURHAT. Ini penting bgd, utamanya bagi wanita. Yg mungkin hari2nya sdh begitu Lelah mengurus anak dan rumah. Ia butuh telinga utk mendengar keluh, kesah maupun senangnya. Buat kesepakatan dgn suami untk meluangkan waktu setengah jam aja sblm tidur mendengar curhat qt. Insya Allah para istri tdk akan butuh telinga orang lain utk mendengar curhatnya 😊

Keempat, JANGAN PENDAM EMOSI. Untuk point ini, setiap orang mungkin beda2. Disini maksud sy, jika qt memang sudah jenuh, salurkan kpd hal2 bermanfaat. Bisa seperti mengikuti hobby kita, entah itu masak, fotografi, design baju anak dan keluarga, dsb. Ini penting bgd utk menghindari stress pd ibu rumah tangga. Sesekali minta suami utk jalan2 refereshing keluarga.

Kelima, JANGAN TENGOK rumput tetangga. Mengelola hati yg ini butuh satu sifat akhlaqul karimah, yaitu QANA’AH, alias merasa cukup dgn apa yg sdh Allah berikan. Tidak ada lagi rasa iri (atau mgkn hasad dan dengki), saat orang lain menerima rezeki. Cukup doakan dlm hati, semoga Allah berkahi dan berikan rezeki jg kpd qt. Tdk perlu stress jika mmg suami blm bisa belikan rumah sendiri atau kendaraan pribadi, bersyukurlah dgn apa yg Allah karuniakan. Karena memang benar, bahagia itu bukan tentang seberapa banyak harta, namun rasa syukur yg terleteak dalam dada…

Keenam, MENDEKAT KEPADA ALLAH. Ini pentiiing bgd! BAhkan motor penggerak setiap aktivitas qt. Keluhkan pada-Nya, curhat di sepertiga malam-Nya. Karena curhat masalah rumah tangga tdk akan bs selesai dgn posting di sosial media, hanya Allah Yang Maha Menjaga dan Memelihara yg mampu menjawab doa, memudahkan setiap urusan kita…

Maka ingin kusampaikan pesona di atas pesona…

Tanamkan ini dalam hati qt. Bahwa inilah cinta yg paling utama dan paling mulia kedudukannya…

Maka buktikan deklarasi cinta kita… Bahwa kita benar-benar mencintai-Nya…

Kembali saya ingatkan hakikat iman…

Dan cintailah orang yang tidak mungkin akan meninggalkan Allah atau melalaika perintah-Nya…

Sebagai penutup, semoga kecintaan qt kpd Allah membuat Allah pun semakin cinta kpd qt…

Sekian mungkin sharing yg bisa saya sampaikan hari ini. Mohon maaf jika ada kekurangan dan semoga bermanfaat. Saya kembalikan lg kpd moderator 😊

.

:: SESI DISKUSI ::

Group 1

1. Assalamu’alaikum mbak Dewi. Saya Terica dari Surabaya. Alhamdulillah ada kesempatan utk belajar sama mbak Dewi lagi 🙂

Kali ini yg ingin sy tanyakan, Bagaimana membedakan keputusan ini kemantapan hati dari Allah atau hanya kecenderungan sy utk mengikuti keinginan hati ya mbak? Adakah perbedaan yg konkrit diantara keduanya?

Barakallah, terimakasih bnyk mbak Dewi 🙂

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Waah.. iya “ketemu” lagi dgn Terica J

Yang pasti, semua pilihan harus didasari dgn menyertakan Allah dalam prosesnya. Jika kita memang sudah istikhoroh (sudah memilih ini berarti ya dgn kecenderungan pribadi qt), qt minta kpd Allah utk tunjukkan jawab-Nya. Bentuk jawaban ini bisa berbentuk semakin kemantapan hati /menjadi tdk mantap atau kemudahan/kesulitan dalam prosesnya. Jadi semua mmg diawali dgn kecenderungan hati qt yg tertuang dlm pilihan qt, lalu istikhoroh utk mendapat persetujuan dr langit. Jika banyak kemudahan dlm prosesnya, insya Allah itu tanda persetujuan dr Allah, jika tidak, bisa jadi memang itu bukan pilihan yg baik menurut Allah.

2. Assalamualaikum kak dewi?. Saya Yuni dari Jakarta. Saya ingin bertanya bagaimana cara menolak lamaran seorang pria non muslim dan bagaimana menjelaskannya ke dia. Lalu, bagaimana kalau dia bilang mau masuk islam.  Dia juga tidak pernah belajar agama dan konsep ketuhanan di negaranya. Meskipun akhir2 ini dia ingin belajar ttg islam, tp saya khawatir ia pura2 saja agar bisa menikahi saya. Namun dilain sisi, saya juga ada rasa dengannya

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh.

Salam kenal Yuni 🙂

Yang pertama, prinsipnya, jika ada laki2 yg melamar qt, setidak mungkin apapun si dia,tetap mengadu kpd Allah akan keputusan terbaik-Nya. Karena hakikatnya qt tdk pernah tahu siapa yg paling baik utk kita. Jika mmg ada yg melamar qt adalah non-muslim dan benar2 bersedia menjadi Islam (tp ini harus bnr2 dipastikan ya, jgn sampai stlh menikah malah qt yg ajak ke agamanya). Kondisinya pun, jika mau menikah, laki2nya sdh hrs memeluk agama Islam. Dan krna nantinya si laki2 yg menjadi imam, maka idealnya, dia adalah muslim yg taat, krna sang imam lah yg akan membimbing qt. JIka qt meyakin bahwa qt bisa mengajarkan Islam kpd calon suami qt, ini jg bs dipertimbangkan. Tapi lagi2, bertanyalah pada Allah, Zat Yang Maha Mengetahui Segala, yg tahu isi hati setiap hamba2nya. Apakah benar si laki2 serius atau tdk. Dan biarkan Allah yg menunjukkan mana pilihan terbaik utk qt 🙂

3. Ica, 20,tangerang. Assalamualaikum.

Bagaimana sikap yg hrs dilakukan jika ada ikhwan yg chat (chat diluar pekerjaan) yg sepertinya ingin mencoba mendekati, apakah kita diamkan saja dan tidak kita read chatnya atau kita beri pengertian pelan” bahwa hal yg dilakukannya tidak baik? Syukron

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Salam kenal Ica 🙂

Hihi… kalau saya sih saya cuekin aja. Biasanya lama2 dia jg akan nyadar. Naah…kalau dia masih kekeuh chat2 terus, baru berikan pemahaman bahwa qt tidak suka jika dia bertanya2 diluar keperluan, apalagi pdkt 😀

4. Bismillah. Prima_22_Bekasi.

Kak dewina, apakah kk dlu bertukar cv dgn kak revy, dn mllui proses taaruf? Dan apakah kk mencaritahu ttg suami kk trlebih dlu (tanya ke teman2 nya, atau ke yg lain) atau bgm sebaiknya sikap qt utk mencaritahu info2 ttg calon 🙂

Jawaban :

Salam kenal Prima 🙂

Jadi kalau di buku “Di Jalan Dakwah Aku Menikah”, ada bbrp cara laki2 melamar perempuan. Bisa dgn bertukar CV melalui murabbi, atau datang lngsg ke ortu. Yang jelas, dulu suami mengambil opsi kedua. Jadi sejujurnya sy ga dapat CV-nya. Ketika dia terus terang ingin mengajak nikah, saya langsung “selidiki” dia. Mulai dr bertanya2 kpd teman2 yg mengenalnya, kira2 bgmn sih karakter laki2 ini. Lihat sendiri postingan2nya di social media (bisa kebaca sedikit bgmn karakternya dr cara berbicara).  Intinya, kita ga boleh “beli kucing dalam karung”, jadi ya harus tahu dia itu bgmn. Dan ga lupa, istikhoroh!

5. Melisa 22 Jakarta (Pertanyaan ini dari orang yang sama, jika Mbak bersedia menjawab semuanya silakan, jika memang hanya satu pertanyaan silakan dipilih dengan mencantumkan poin pertanyaannya)

  • Interaksi wanita dan laki-laki dibatasi dalam Islam, lalu bagaimana caranya tetap menjaga silahturahim dengan lawan jenis?
  • Katanya jodoh itu juga mesti diusahakan, namun usaha apa yang bisa dilakukan seorang wanita untuk menjemput jodohnya? Kalau lelaki memang wajar untuk menyatakan lebih dulu, dsb
  • Kalau wanita diperkosa/dilecehkan yang salah siapa, apakah perempuan yg tidak memakai hijabnya atau laki-laki yg tdk bisa mengontrol hawa nafsunya?

Jawaban :

Salam kenal Melisa 🙂

Dengan batasan syariat yg diajarkan oleh Islam, sy rasa tidak membuat qt tidak bisa bersiaturahim dgn laki2. Yang perlu dijaga kan interaksi, apalagi yg berlebihan. Kalau mau mengobrol kan boleh2 saja (jika mmg ada urusannya). Bentuk silaturahim itu hanya dijaga batasannya oleh syariat, dgn tidak besentuhan dgn lawan jenis dan ga TePe2 bergaya kemayu.

Yang perlu saya luruskan, tidak ada yg salahnya dgn wanita mengajak menikah atau melamar laki2 duluan. Bukankah Bunda Khadijah pun yg pertama melamar Nabi Muhammad SAW? Jadi jgn malu, jika ingin melamar laki2 terlebih dahulu, yakinlah itu tdk menurunkan harga dirimu, tapi merupakan sebuah ikhtiar yg qm lakukan untuk Rabb-mu… 🙂

Group 2

 1. Amel_21_Tangerang Selatan

Saya sedang ‘jatuh cinta’ dengan seseorang saat ini. Setiap berdoa, selalu terselip namanya. Namun saya sadar betul kalau dia belum tentu menjadi jodoh saya dan saya terkadang merasa malu kpd Allah, krn diam2 namanya lagi2 saya selipkan dalam doa.

Bagaimana caranya untuk ikhlas dalam ‘mencintai’ seseorang yg blm tentu menjadi jodoh saya? Jd saya bisa legowo dan ikhlas kl dia memang bukan untuk saya. Terimakasih sblmnya😊

Jawaban :

Salam kenal Amel 🙂

Ikhlas itu letaknya di hati, dekaaaat sekali dgn iman. Jadi ada satu iman yg harus qt kuatkan pd diri qt, yaitu iman ke enam, ttg iman kpd qada dan qadar. Jodoh itu masuk ke qada kita. Jadi jika qt mengimani bahwa Allah lah yg sudah mempunyai sebaik-baik rencana, tentu qt akan ikhlas dgn keputusan-Nya. Dan boleh saja menyelipkan nama di dia dlm doa, tapi tambahkan juga “Ya Allah, jika memang dia bukan jodohku, maka bantulah hati ini untuk ikhlas Karena-Mu”. Naah… kalau begitu akan lebih baik doanya 🙂

2. Suci Dahlya Narpila_27tahun_Medan. Assalamualaikum..

Saya ingin bertanya, Bagaimana bentuk pengelolaan hati bagi perempuan yang dalam masa penantian jodohnya? Disaat nominal usia semakin bertambah, dan teman-teman seumurannya telah memiliki pasangan bahkan anak. Terkadang mau ‘baper tingkat dewa’ gitu teh Dewi. Apalagi omongan kiri kanan depan belakang, ahh buat makin ‘baper’ teh. Mohon penjelasannya teh..

Jazakillah

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Salam kenal Suci 🙂

Saya paham betul kondisi ini, krna mmg tentu bisa bikin baper, dan bertanya2 kpd Allah, kapan jodoh sy akan datang. Kuncinya hanya satu utk mengelola hatinya, SEMAKIN MENDEKAT KPD ALLAH. Semakin tumbuhkan cinta kpd Allah. Maka saat kita melihat teman qt sdh menikah dan memiliki anak, tak ada iri dlm hati qt, tp semakin dekat pada-Nya. Selipkan pinta qt kpd Allah dlm setiap doa. Bukan hanya agar Allah pertemukan jodoh qt, tapi jg agar Allah “menjaga hati qt agar senantiasa ikhlas akan takdir-Nya”. Dan satu lagi, jika Suci mau usaha dgn mencoba berproses dgn seorang ikhwan, dicoba saja. Ga ada yg salah dgn org pertama yg meminta. Tp sebelum meminta, sertakan Allah dlm istikhoroh qt agar Allah mantapkan hati qt jika dia mmg benar jodoh qt.

3. Assalamu’alaikum wr.wb. Saya efa_21 th_dari jakarta,

Kak Saki dan mba Dewi ijinkan saya mengutarakan unek unek saya. Lalu bagaimana jika kita sudah mengikhlaskan orang yang bukan jodoh kita dan sudah tidak mengungkit masa lalu lagi, namun ketika orang tersebut (mantan pacar) kembali muncul di mimpi kita dan membuat saya menjadi memikirkannya atau saya merasa galau lagi, apa yang harus saya lakukan..?

Dan ketika saya merasa jatuh cinta pada seseorang (yang shalih) dan saya mampu menjaga hati untuk tdk mengungkapkannya, namun merasa cemburu jika ada perwmpuan lain di dekatnya, apa yang harus saya lakukan..? Terimakasih

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Salam kenal Efa 🙂

Jika ada bayangan mantan yg datang, belindunglah kpd Allah. Bisa jadi itu hanya bisikan setan aja. Maka kembalikan semua kpd Allah, dan berdoa agar Allah tunjukkan jalan yg benar senantiasa. Dan mimpi semacam ini ga usah dipikirin atau dibayang2in, banyak2 baca doa dan tilawah. Dan jika ada rasa cemburu dlm hati qt, tetap pegang kendali hati qt. Berdoa pd Allah agar jaga hati qt senantiasa. Tidak mengungkapkan itu adalah sebuah cara yg benar, jd ttp percayalah bahwa apa yg Efa lakukan sdh benar. Lalu selipkan doa agar Allah menjaga hati qt senantiasa, menjauhkan hal yg buruk darinya, dan menomorsatukan Allah di atas segala cinta.

4. Mutia_23 tahun_Tangerang Selatan. Assalamualaikum wr wb.

Saya ingin bertanya. Saat ini saya sedang masa penantian jodoh,  ada beberapa yg bilang agar jodoh cpt dtg kita hrs memantaskan diri.  Tp sampai saat ini saya masih bingung apa itu memantaskan diri dan bagaimana caranya? 

Terimakasih

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Salam kenal Mutia 🙂

Memantaskan diri itu artinya, jika kita ingin mendapatkan jodoh yg shalih, maka shalihahkanlah diri qt. Jika qt ingin jodoh yg akhlaqnya baik, maka perbaikilah akhlaq qt. Jika qt ingin Allah jodohkan dgn pria yg dekat kpd Rabb-Nya, maka dekatkanlah diri qt kpd Allah. Terus perbaiki diri, dari segi ibadah, amalan sunnah s.d amalan hati (tdk iri, hasad, suka bergunjing, jujur, dsb). Intinya, terus tingkatkan kadar keshalihahan qt, agar Allah jodohkan qt dgn pria yg shalih jg 🙂

5. Ayu agt 25 th palembang. Kak saya mau bertanya,aasalamualaikum wr.wb..

Cinta dalam diam itu gimana sih kak? Kalo cinta terpendam itu sama gk dg cinta dalam dia?

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Salam kenal Ayu 🙂

Cinta dalam diam yg dimaksudkan dlm materi sy, adalah dgn tidak mengekspresikan rasa cinta qt kpd si dia, ga TePe2, PDKT, atau menunjukkan tanda2 bahwa qt suka. Cinta dlm diam artinya qt menyembunyikan rasa kpd manusia, tp mengadukan rasa kpd Allah SWT. Minta agar Allah jaga hati qt senantiasa hingga qt dipertemukan dgn jodoh qt yg sesungguhnya 🙂

GROUP 3

1. Dari pembahasan yang saya tangkap bahwa wanita memiliki kedudukan yang sama dengan laki2 dimata Allah SWT,

Saat ini masih banyak yang memperdebatkan masalah wanita yang lebih baik melaksanakan shalat di rumah saja daripada di masjid, Padahal masjid tempat ibadah yg dapat menentramkan hati bagi siapapun yg mengunjunginya, dalam proses hijrah menjadi lebih baik dan ingin lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT pasti masing2 wanita memiliki cara tersendiri terutama dalam mengelolah hati.

Pertanyaan saya :

Ketika  seorang wanita ingin mendekatkan diri kepada Rabb nya, Apakah lebih baik berdo’a & berdiam diri di rumah saja dan tidak menghadiri lalu i’tikaf di masjid?

*Santi, 22 tahun, Malang

Jawaban :

Salam kenal Santi 🙂

Pertama yg harus qt yakini, setiap ketetapan Allah merupakan ketetapan yg terbaik. Lalu qt kembalikan kpd ilmu fiqihnya. Secara umum, shalat bagi wanita memang lebih utama dilakukan di rumah, karena ia lebih terjaga. Banyak hadist yg sudah membahasnya (HR. Abu Daud no.570, HR. Bukhari no. 381, HR Muslim no. 445). Itu hadist yg mendasarinya. Maka ketika wanita shalat di rumah, insya Allah ia tetap bisa mendapatkan pahala semisal dengan lelaki yang shalat berjamaah di masjid. Tapi ada jg catatan yg harus diingat, pd HR. Bukhari no.900 dan HR Muslim no.442, disebutkan

“Jangan kalian larang para wanita hamba Allah untuk pergi ke masjid Allah”

Maka jika memang qm merasa bahwa dgn shalat di masjid bisa menambah keimanan qm, maka wanita diperbolehkan jika ingin shalat berjama’ah di masjid. Tapi yg harus diingat, ada syarat2nya: 1) menutupi aurat 2) mendapat izin dr suami atau orang tua 3) tdk memakai wewangian 4) menghindari campur baur antara laki2 dgn wanita atau salaman dgn non-mahrom

2. Tuti. 25. Bandung.Apakah kita boleh menyebut nama yg kita suka secara spesifik dalam doa? Apakah itu menjadi aseperti mendikte Allah akan keinginan kita? Lalu bagaimana maksud menitipkan cinta agar Allah menjaga rasa kita pd org tersebut? Dan apakah boleh kita berdoa seperti itu? Rasanya kalau kita berdoa agar rasa ini tetap ada krn doa titipan kita, akan menyulitkan kita utk bertemu seseorg pilihan Allah. Ohya, saya jg memang suka menangis mengelola hati, kadang bingung menghadapi diri sendiri.. Antara pengen menunggu krn dg semua tanda2 yg diberikan walaupun org tersebut memang tidak memberikan harapan soal waktu. Dan mungkin dia juga tidak berniat mengikat atau bahkan sebenarnya dia tidak memiliki kecenderungan kpd saya . Sering bgt wanita yang salah kaprah menilai sinyal yg diberikan. Bahasanya sih ke ge-er an. What should I do? Saya yakin juga nama pasangan kita sudah tertera jauh sebelum lahir. Pertanyaannya bagaimana tanda2 buat kita sekarang bahwa dia adalah pemilik nama yg tertulis di lauhful mahfudz.?

Jawaban Berdoa dgn menyebutkan nama silahkan saja, tapi jangan lupa utk berdoa agar “Allah ikhlaskan hati qt jika dia memang bukan jodoh qt”. Maka qt bukan mendikte Allah, tp ttp berserah pd keputusan-Nya.  Maksud menitipkan cinta adalah agar Allah adalah satu2nya Zat yang tahu isi hati qt, menjaganya dalam dekapan doa, dan ikhlas dgn keputusan-Nya. Mengenai fenomena ke-ge er-an, kalau saya pribadi, ga akan nganggep laki2 yg cuma ngasih sinyal, PDKT, atau ngajak pacaran. Saya baru akan meladeni pria yg mengajak menikah, krna itu artinya dia serius dgn qt. Kalau cuma ngasih sinyal2 perhatian, pdkt, apalgi ngajak pacarana, udah pasti sy akan cuekin dia. Kalau seperti, ini rasa Ge Erg a akan muncul, krna standar baru mau mengganggap seorang pria yaitu saat dia melamar qt.

3. Nia, 25, Parepare,

Bagaimana menentukan pilihan pada seorang pria yang berniat serius, tapi sebelumnya tdk kita kenal sama sekali? Taaruf dan istikharah berjalan tapi rasa klik belum juga dirasa, sementara orang tua sudah setuju, dan menuntut untuk segera menikah..

Jawaban :

Mengenai memilih jodoh, sudah tentu yg tahu siapa jodoh terbaik qt hanyalah Allah. Yang udah kenal lama, dan terlihat baik di luar aja, bisa jadi salah penilaian qt saat sdh menikah dengannya. Jadi apa yg tampak secara fisik tdk bs menjadi jaminan. Itulah sebabnya qt harus bertanya kpd satu2nya Zat Yang Mengetahui Segala. Jika memang hasil istikhorohnya membuat qt mantap dan ada kemudahan dr orang tua, silahkan dilanjut prosesnya. Meskipun qt tdk mengenalnya, tp qt tahu bahwa di orang yg shalih, dan Allah mantapkan hati qt, bs jd dia memang jdooh qt. Sdh ada banyak kisah seperti ini. Namun jika sdh istkhoroh dan mrasa tdk mantap, silahkan komunikasikan kpd orang tua. Karena yg akan menikah kan qt, pastikan qt bisa bertanggung jawab dgn pilihan qt sendiri. Menikah itu hanya sekali (insya Allah), jadi pilih pria yg memang qt bersedia utk bersamanya selama di dunia, hingga ke surga…

4. Gina, 21, Kuningan.

Izin tanya ka, tadi di sampaikan kalo kita cinta itu kn kita cukup menyebut namanya dlm do’a, lalu ketika kita terus menyebut namanya dan meminta berjodoh dg dia apa itu tidak termasuk “meng-dikte” Allah / “memaksa” Allah untuk memenuhi keinginan kita ? Saya pribadi pernah mendengar ceramah yg menyatakan kalo berdo’a itu jangan memaksa tapi di lain sesi saya juga pernah mendengar kalo kita ingin sesuatu minta kepada Allah dan jangan ragu untuk meminta. Lalu bagaimana sbgai muslimah dlm menyikapinya ka ? Terimakasih

Jawaban :

Salam kenal Gina 🙂

Pertanyaan ini sama dgn pertanyaan Tuti. Berdoa dgn menyebutkan nama silahkan saja, tapi jangan lupa utk berdoa agar “Allah ikhlaskan hati qt jika dia memang bukan jodoh qt”. Maka qt bukan mendikte Allah, tp ttp berserah pd keputusan-Nya. 

5. Mutiara 21 yogyakarta

Assalamualaikum ukhti Dewi terima kasih atas materi yg sudah diberikan.

Nama sy mutiara, sy mau bertanya based on my experince yg sy alami.

Sy pnya tmn laki2 yg let say spesial bg sy, dia org yg baik kepribadiannya, dia sangat idealis dan futuristik, disamping kepribadiannya yg baik tsb, dia sangat keras kepala.

Tp dia sllu membawa sy untk berkepribadian yg lbh baik, dan i can feel that, slama sudah lbh dr 1 thn dekat dgn dia sy merasa bahwa i get better pda beberapa aspek kepribadian sy.

Sy blm bsa kalau hrus benar2 memutuskan hubungan dgn dia, honestly skrg sy sedang dalam ‘let say’ masa hijrah. Sy mengikuti sebuah komunitas hijrah dan dr situ sy mendapat advice bahwa hijrah itu bs dilakukan secara pelan2 dan bertahap tdk bisa sekaligus lgsg totally berubah, it will be harder.

So sy blm bsa totally memutuskan hubungan dgn tmn sy yg itu.

Sy mengikhtiarkan dia sbg jodoh sy, terlepas nnt nya sy ikut bgmn garis yg Allah tentukan. Skrg ini sy akan LDR lama dgn dia, sy jadikan ini sbg salah satu support sy untk reach apa yg disebut hijrah tsb.

Kami dekat krna kami 1 fakultas, hanya beda jurusan.

Pertanyaan sy ukh, sy sangat sulit dlm memanage hati sy, sy sllu lemah dlm menjalani hubungan ini, lemah dlm artian sy seperti terlalu mendewakan dia, bahwa segala sesuatunya adl dia, dan dr itu justru sy banyak makan hati, sy srg sakit hati, gak jrang jga sy menangis.

Sy sudah sering dinasehati tmn2 sy kalau sy gak boleh berlebihan dlm hubungan ini, dan dr sana saya aware bahwa sy seperti ini mgkn krna sy kurang ridho dlm hubungan ini, sy takut kalau Allah tdk jodohkan kami berdua, sya tau bahwa agar hubungan ini ttp baik dan sy tdk byk makan hati sy perlu tingkatkan keridhoan sy atas keputusan Allah. Tp yg mjdi mslah sekaligus pertanyaan konkrit sy adalah sy masih sulit untk mengatur hati agar ttp tenang dan semakin ridho dgn hubungan ini. Bgmn agar sy bisa kesana yaitu mnjadi tenang dan semakin ridho dgn hubungan ini?

Syukron wa afwan.

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Salam kenal Mutiara

Baarakalaahu fiik. Smg Allah berkahi dan mudahkan proses berhijrahnya agar menjadi muslimah yg lebih baik lg. Kunci dari masalah Mutiara hanya satu, IKHLAS. Ikhlas akan ketetapan Allah. Saat ini belum bs terima krna merasa dia mmg orang yg paing cocok utk saya, dan itu berdasarkan pandangan manusia. Qt harus kembali meyakini bahwa satu2nya Zat yg mengetahui apa yg terbaik bagi qt adalah Allah. Maka qt harus ikhlas dgn pilihan-Nya, akan ketetapan-Nya. Ikhlas itu letaknya di hati, dekaaaat sekali dgn iman. Jadi ada satu iman yg harus qt kuatkan pd diri qt, yaitu iman ke enam, ttg iman kpd qada dan qadar. Jodoh itu masuk ke qada kita. Jadi jika qt mengimani bahwa Allah lah yg sudah mempunyai sebaik-baik rencana, tentu qt akan ikhlas dgn keputusan-Nya. Dan boleh saja menyelipkan nama di dia dlm doa, tapi tambahkan juga “Ya Allah, jika memang dia bukan jodohku, maka bantulah hati ini untuk ikhlas Karena-Mu”. Naah… kalau begitu akan lebih baik doanya 🙂

GROUP 4

1. Aisa_23_Magelang

Kak, bagaimana cara kita mengelola hati kita kepada calon mertua yang tidak sepaham. Misal, mengenai rejeki/penghasilan. Bagaimana cara yang paling tepat untuk menyikapinya?

Jawaban :

Salam kenal Aisa 🙂

Kunci pertama adalah SABAR. Bisa jadi mertua qt memang tdk paham atau belum mengetahui sehingga memiliki perbedaan pendapat. Qt harus tetap sabar dan memberi pengertian. Tapi tdk apa, krna yg harus dikuatkan adalah pasangan qt, minimal suami istri memiliki pemahaman yg sama. Jadi meskipun orang tua berbeda paham, pilar rumah tangga qt ttp kuat di atas pemahaman yg sama.

2. Afiyah_22th_Jakarta

Ada akhwat, yang dulu mengidamkan seorang yang sholeh pokoknya TOP BGT tapi karena tidak disetujui, akhirnya dia menikah dengan yang lain. Lalu ketika sudah punya anak bahkan sudah tua beranjak 50th, dia masih belum bisa moveon dan memang idamannya itu lebih sholeh dan memang idamannya itu lulusan saudi. Jadi harus gimana ngelola hatinya ya? Kalo terus dibandingkan kapan puasnya?

Jawaban :

Salam kenal Afiyah 🙂

Masya Allah.. ini kembali kpd persoalan IMAN. Iya, bisa jadi orang qt sukai dahulu itu TERLIHAT lebih shalih, lebih baik, lebih lebih segalanya, atau memang dia shalih dan lebih2 segalanya. Tapi, jika qt memang MENGIMANI bahwa takdir Allah adalah yg terbaik bagi qt, insya Allah perasaan ini qt kubur dalam dgn meyakini bahwa jodoh yg Allah berikan pd qt adalah yg terbaik. Kalau belum bisa move on, akan sulit dia bersyukur. Dan bisa jadi, bukan orang shalih itu yg dijodohkan dgn qt, Karena qt tdk selevel dgn dia. Akan berat nanti pernikahannya. Karena Allah Mengetahui Segala, maka tentu Allah akan jodohkan qt dgn pasangan yg sifatnya melengkapi dan saling menguatkan. Maka mendekatlah qt kpd Allah, semakin mengimani ketetapan-Nya, berdoa Allah agar jaga hati qt senantiasa.

3. Bagaimana cara move on dri seseorang ukhty?

Jawaban :

Sama kaya jawaban di atas ya perihal move on.

4. Farida_20_jogja

Bagaimana agar kita selalu bisa menjaga hati saat banyak ujian?

Jawaban : Salam kenal Farida 🙂

Tentu dgn semakin mendekat kpd Allah. Karena hanya Ia lah Maha Pemilik Hati2 Manusia. Minta kpd Allah agar dikuatkan, diistiqomahkan di jalan yg benar. Perbanyak ibadah Sunnah, tilawah Qur’an, dsb.

5. Dewi – 24 – bdg

Bagaimana jika kita jatuh cinta dan ikhwannya terlanjur tahu kita jatuh cinta?

Jawaban :

Salam kenal Dewi 🙂

Hehe… ga usah diambil pusing perihal ini. Kalau si ikhwan udah tahu dan dia tetap aja ga bergerak melamar qt, ya udah ga usah diambil pusing perangainya. Ada 2 pilihan, qm yg duluan melamar (toh dia udah tahu), atau kembalikan semua pd Allah. Biar Allah tunjukkan jalan-Nya. Berdoa agar Allah jaga hati qt senantiasa, dan ikhlas menerima keputusan-Nya.

GROUP 5

1. Aslmkm wrwb.

Mbak, saya Ayu wulandari. (Pku-Riau) berkaca dari kesibukan mbak namun tetep berprestasi saya jadi malu.

Alhmdllh hafalan Alqur’an saya sdh selesai dan saat ini sdg melanjutkan study di PTN, yang saya ingin tanyakan bagaimana/cara mbak istiqomah dalam setiap amalan? karena slama ini saya mengambinghitamkan perkuliahan sebagai alasan untuk kendornya muroja’ah saya.

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Salam kenal Ayu 🙂

Masya Allah.. tabarakallaah… Semoga Allah berkahi ya hafalannya. Memang benar istilah yg mengatakan, lebih sulit menjaga hafalan dibandingkan dgn menghafal. Karena menjaga hafalan itu bentuk dr keistiqomahan, yg memang tidak mudah. Saya jg masih belajar utk menjaga hafalan. Tp kunci utama sbnrnya di bidang prioritas. Saat kita memprioritaskan menjaga hafalan qt disbanding kesibukan dunia, insya Allah qt msh bisa meluangkan waktu 1-2 jam stiap hari utk muraja’ah. Semoga Allah membimbing qt utk bisa menghafal dan menjaga hafalan kalam-Nya yaa…

2. Aulia Rahmawati, 22 th, Bandar Lampung.

Bagaimana cara mengelola hati agar selalu tenang dalam menghadari berbagai amanah yg kita dapat di kehidupan ini, dan bagaimana membuat kita fokus serta percaya bahwa diri ini bahwa kita mampu menjalankan amanah – amanah tersebut, terkadang karena banyaknya tekanan dari berbagai sisi, justru membuat diri menjadi strees sehingga tidak optimal dalam menjalankan amanah – amanah yg ada…

Terimakasih…

Jawaban :

Salam kenal Aulis 🙂

Satu kunci agar hati tenang adalah dgn MENGINGAT ALLAH. Saya jg koq, pernah berasa brda pd titik penat dan jenuh. Apa yg dilakukan? Terus mengingat Allah, ambil jeda istirahat dgn shalat, untuk menambah kekuatan kerjakan shalat Sunnah seperti dhuha dan rawatib. Tilawah qur’an dgn membaca tafsirnya obat yg ampuh bagi sy utk menjadi tenang dan optimis menjalani berbagai tekanan. Jadi itu mgkn obat stress bagi saya, smg bermanfaat ya 🙂

3. Assalamu’alaikum Mba Dewi, saya Hulwah Zahidah ingin bertanya, bagaimana sih caranya untuk menghindar sama orang yang kita suka, apalagi misalkan sebelum ada perasaan itu kita udah deket sama dia kadng kayak sulit gitu mba , cara yang efektif untuk kita menghindar atau jaga jarak tanpa membuat orang itu berfikiran yang aneh2 gimana ya mba? Terimakasih sebelumnya😊

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Salam kenal Hulwah 🙂

Cara efektif menjaga jarak ya dgn menjaga kuantitas pertemuan dan interaksi. Kalau ga ada perlu, ga usah ketemu. Kalau tahu ada yg mau ketemu si ikhwan, jgn ikutan mau nemenin, hehe… Jd cukup berinteraksi dgn si dia SECUKUPNYA, jangan sengaja ditambah2in. Dan jangan lupa berdoa, agar Allah jaga hati qt senantiasa, utk  ttp menjaga cinta dlm kesuciannya…

4. Assalmkum, wr.wb

Semoga Allah selalu menjaga mbk dewi dan keluarga, Saya Salwa dari Medan. Ingin bertanya, jika seorang wanita sudah memasuki usia di mana ia pantas menikah. Namun ia sendiri memiliki niat/azzam malah takutnya niat itu sudah jatuh ke arah nazar. Yaitu ia tidak ingin menikah dulu sebelum membahagiakan orang tuanya, misalnya memebelikan rumah atau sejenisnya. Apakah hal yg seperti ini di bolehkan mbak? Dan sebaiknya apa yg harus wanita ini lakukan agar kedua hal ini menikah dan membahagiakan ortu dpt berjalan seimbang? Karna seyogyanya wanita takut, klw sudah menikah maka karir akan terhambat dsb… maaf mbak agak panjang, namun ini benar2 menggangu saya.

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Salam kenal Salwa 🙂

Aamiin ya Rabb untuk doanya, doa yg sama kembali utk Salwa.

Yang harus diingat, kalau perihal ibadah, qt harus mendahulukan diri qt. Kalau menikah gmn, itu jg ibadah. Bahkan dlm Islam tinggi kedudukannya. Lalu membahagiakan orang tua standarnya apa? Tentu beragam, bahkan hrs dilakukan hingga akhir hayat. Kalau sudah menikah, apa artinya tdk bs membahagiakan orang tua qt? Jadi menurut sy, ada pemahaman yg harus diluruskan disini. Kalau mmg dulu sudah pernah bernazar, taubat kpd Allah. Minta ampun jika qt sudah bernazar sesuatu yg kurang tepat. Setelah itu, jgn tunda pernikahan, dan pastikan setelah menikah, qt tetap berkeinginan utk membahagiakan kedua orang tua kita 🙂

5. Assalamu’alaikum. Nama saya ummu salamah 17 th dari Cilegon.

Mba dewi, aku mau tanya. 👉Bagaimana sikap kita ketika kita mengagumi seseorang yang dia tidak mengetahui siapa kita, darimana kita dan bahkan tidak tahu latar belakang kita. Nah, apakah boleh kita mengagumi dia sampaiii kita selalu memanjatkan doa pada Allah “apakah org yg aku kagumi ini benar lelaki yg shalih? Bahkan sampai berdoa supaya hati kami di persatukan”

👉 sebenarnya yg dimaksud kesucian cinta itu yg sperti apa? Apakah cinta kita harus benar benar kita jaga utk suami kita kelak? Nah, tapi itu kan susah. Pasti kita pernah kagum kan pd seseorang.

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Salam kenal Ummu Salamah 🙂

Kalau qt memiliki perasaan kagum kpd seseorang hingga kagum itu bisa berubah menjadi suka, maka berdoa pd Allah agar Allah menjaga hati qt, agar Allah berikan jodoh kpq qt laki2 yg shalih, yg baik akhlaqnya, imam yg baik utk keluarga. Kalaupun si dia bukan jodoh qt, minta agar Allah membuat hati ikhlas akan ketetapan-Nya…

Namanya suka atau cinta itu bisa terjadi berkali-kali sebelum dgn bertemu dgn suami qt. Yang dinamakan menjaga kesucian, yaitu ketika qt jatuh cinta, qt tidak mengumbar rasa, qt tidak turuti hawa nafsu qt utk dekat2an dgn si dia yg qt suka. Kita jaga cinta qt dibawah rasa taat qt kpd Rabb qt. Hingga Allah pertemukan qt dgn jodoh qt sebenarnya…

GROUP 6

1. Assalamualaikum, saya kharisa ingin bertanya, bagaimana sikap kita kepada orang yang “baper/suka” pada kita, sedangkan memang sikap kita friendly pada sapa pun, yaa jika ke ikhwan sebenarnya biasa saja sih,, toh kita di lingkungan yg memang menuntut kita berbaur, seperti kuliah d unv. Negeri atau lainnya…yg menyebabkan interaksi pada lawan jenis…itu bagaimna ukh???..

Jazakillah.

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Salam kenal Kharisa 🙂

Sikap qt sama orang baper, menurut saya tegas. Beritahu jika ada sikap dia yg keterlaluan. Bilang kalau dia sudah melewati batas. Kalau dia sms2 ga penting, cuekin aja dgn tdk membalasnya. Nanti pasti dia akan berkaca dgn sendirinya. Memang qt kuliah di tmpt yg memungkinkan utk berbaur, oleh smpt itulah syari’at memberi garis batas pergaulan atau interaksinya.

2. Assalamualaikum. Saya Rini ingin bertanya dg singkat : Td sdh dijelaskan cara menjauhkan diri dr berkhalwat dan sejenisnya. Lalu jika terlanjur menyukai seseorang, bagaimana cara menghilangkan rasa suka kepada lawan jenis?

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Salam kenal Rini 🙂

Cara menghilangkan rasa tentu dengan memprioritaskan cinta yg sesungguhnya. JIka cinta qt kpd Allah adalah nomor satu, cinta kpd Rasulullaah nomor dua, cinta kpd orang tua nomor 3, lalu cinta kpd si dia seharusnya nomor kesekian. Kalau saya membahasakan ini sbg kelas-kelas cinta. Jika proporsi cinta qt yg utama hanya kpd Allah, maka seharusnya rasa suka kpd manusia bisa hilang karena-Nya…

3. Assalamu’alaikum…

Kak… mau tanya, ini ada seorang laki2 yang sudah menemui ortu tapi karena ortu blom mengijinkan untuk menikah disuruh nunggu 1th lgi, sehingga pernikahan blom terlaksana, sehingga si wanita dan lelaki ini membuat komitmen untuk saling menjaga hati. Selama jangka waktu saat saling menjaga hati ini tidak sama sekali menelfon atau mengirim pesan. Hingga 1 th kmudian, hingga ortu mengizinkn mereka untuk mnikah. Menurut kakak ini termasuk hubungan yang positif nggak?

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Kalau saya, prinsipnya hanya dua. Mengambil kesempatan atau melepaskan. Si ikhwan ini sudah benar dgn datang melamar. Jika si akhwat sdh merasa mantap hatinya dgn si ikhwan, maka tugasnya adalah mencoba meyakinkan kedua orang tuanya. Agar pernikahan itu dilaksanakan tdk perlu menunggu satu tahun. Krna qt tdk prnh tahu apa yg akan terjadi satu thn ke depan. Apakah hati si ikhwan dan akhwat msh akan sama. Sedangkan si ikhwan jg memiliki ksmptn utk melamar akhwat yg lain yg ingin menikah. Saya jadi teringat Ustadz Salim. Yang ketika melamar si akhwa mendapat jawaban yg sama, diminta menunggu (kalau ga salah) 3 bulan, Ustadz Salim berkata, “Saya sdg mencari calon istri”, artinya kalaupun bukan dgn akhwat X ya tidak apa2. Maka kalau mmg keduanya sudah berniat menikah, coba yakinkan kedua orang tua si akhwat. Itu adalah cara terbaiknya…

4. Assalamualaikum

Ana dinda mau bertanya🙋🏻

Ada yang bilang kalo kita berjabat tangan dengan yang bukan mahram itu di perbolehkan asalkan tidak ada rasa nafsu. Menurut ukti itu gimana pendapat kalo di boleh kan berjabat tangan dengan bukan mahram.?

Ana dari kecil sampe sekarang suka berjabat tangan dengan yang bukan mahram ana. Tapi akhir”ini ana kalo berjabat tangan dengan bukan mahram ana ada rasa tidak nyaman. Ana pengin mengubah kebiasaan itu tapi ana selalu takut dengan komentar orang.😥

Mohon tips tips untuk menguatkan lg HIJRAH ana .satu lagi ukhti perintah untuk tidak boleh berjabat tangan dengan bukan mahram itu ada di surat apa, ayat berapah yah ukhti.terus mahram wanita itu siapa aja?

Syukron

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Salam kenal Dinda 🙂

Semoga Allah rahmati keinginan Dinda utk menjadi lebih baik lagi. Perihal berjabat tangan, ada bbrp pendapat dan sudah dibahas di fiqih kontemporer, dan batasannya bukan apakah ada nafsu atau tidak. Siapa yg tahu kalau lawan jabat tangan qt tidak memiliki hawa nafsu atau rasa dgn qt. Pendapat paling kuat adalah tidak berjabat tangan dgn non-mahram. Untuk teman2 sebaya, kakak kelas, adik kelas, teman2 laki-laki lainnya yg memang berpotensi memiliki rasa dgn qt (termasuk guru muda) jangann berjabat tangan dgn mereka. Sedangkan di fiqih kontemporer, dibahas jg bagaimana dgn paman saya (kakak/adik dari ibu atau bpk  qt), atau professor atau dosen yg sdh sepuh dan hampir bs dipastikan dia tidak ada rasa dgn qt, maka diperbolehkan berjabat tangan, dgn catatan, dia dulu yg mengulurkan tangan. Jd bukan qt yg duluan.

5. Assalamualaikum. Saya Jenni, ingin bertanya.

Bagaimana cara menjaga perasaan kita terhadap ikhwan yg notabene adalah sahabat sendiri?

Salah tidak jika harus menghindarinya secara perlahan? Apakah hal tersebut akan memutus silahturahmi?

Jawaban :

Terimakasih.

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Salam kenal Jenni 🙂

Cara efektif adalah dgn menjaga jarak dan dgn menjaga kuantitas pertemuan dan interaksi dgn sahabat qt itu. Kalau ga ada perlu, ga usah ketemu. Kalau tahu ada yg mau ketemu si ikhwan, jgn ikutan mau nemenin, hehe… Jd cukup berinteraksi dgn si dia SECUKUPNYA, jangan sengaja ditambah2in. Dan jangan lupa berdoa, agar Allah jaga hati qt senantiasa, utk ttp menjaga cinta dlm kesuciannya. Kalau dia memang bukan jodoh qt, minta kpd Allah agar Allah ikhlaskan hati kita karena-Nya…

PERTANYAAN CADANGAN

1. Asalamualaikum mba saya sabila janatin 21 tahun asal Bandung… Bagaimana cara mencari Ridho orang tua dalam hal masalah jodoh…   Hati Merasa yakin bahawa org itu baik bagi agamaku, kehidupanku,keluarga ..  Tp orang tua kurang setuju. makasih kak Dewi

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Meyakinkan orang tua dgn banyak menghabiskan waktu dgn mereka, ajak mrka berdiskusi dari hati ke hati. Perlihatkan kesungguhan qt. Bisa jd mrka blm merestui krna bbrp pertimbangan terkait dgn qt, maka qt harus memahami perasaannya dan menjawab kekhawatirannya. Luangkan waktu setiap hari utk ngobrol dgn mrka, tanyakan kabarnya, hari ini ngapain aja, lalu singgung perihal jodoh. Pelan pelaan… krna mmg tidak gampang. Perlu kesabaran dan ttp bersikap santun kpd orang tua saat meyakinkan. Smg Allah mudahkan yaa…

2. Siti_25_Jakarta

Teh bagaimana menjaga semangat saat mengejar cita2  dan bagaimana cara mengatasi kegalauan ?

Jawaban :

Salam kenal Siti 🙂

Cara menjaga semangat adalah dgn mengingat kembali motivasi qt. Ga akan jd galau saat qt memilih Allah, kerihdoan-Nya, dan surga sbg tempat yg harus dikejar. Sudah se PeDe apa qt mengira amalan qt cukup utk menggapai surga. Oleh sebab itu qt hrs senantiasa bersemangat mengukir kebaikan dan melakukan perbaikan serta mengejar cinta hanya untuk-Nya….

3. Majidah Nur, 25,Aceh.

Sya pernah dengar dr ceramah seorang ustaz bahwa cinta dalam diam itu tdk blh. Dan cerita ali dan fatimah y mencintai dalam diam itu juga gk benar katanya. Krn klo cinta dalam diam, berati kita udah zina hati. Kita gk bs jaga hati. Jd gmn menurut mbak dewi ttg cinta dalam diam? Krn setelah mendengar ceramah ustad tu, sy justru memandang gk blh cinta dalm diam. Krn klo cinta dlam diam berarti kt gk berhasil jaga hati

Jawaban :

Salam kenal Majidah 🙂

Kalau masalah pendapat, silahkan pilih yang mana. Kalau cinta tdk diam apa artinya diungkapkan? Kalau diungkapkan dan ngajak nikah boleh, klo cuma ngungkapin aja (sdgkn kemampuan dan kemauan menikah blm ada) gunanya apa? Apa tdk mengotori hati si dia yg qt suka. Itulah mengapa, menurut sy cinta dlm diam itu yg paling baik, di saat qt mmg belum ada kemampuan dan kemauan utk menikah…

4. Assalamu’alaykum mbak dewi 🙂

Saya aisyah 22 tahun dari semarang. Terimakasih atas Sharing ilmunya yang insyaAllah sangat bermanfaat sekali 🙂

Saya ingin bertanya bukan lagi soal bagaimana mengelola hati karna sudah sangat gamblang mbak dewi jelaskan.

Kita sudah memahami bahwa tertarik dengan lawan jenis adalah suatu fitrah yang datangnya bahkan seringkali tak di duga. Kita juga memahami ketika jatuh cinta dengan berbagai hormon yang bekerja, membuat kita bahkan mengabaikan nasehat orang lain.

Yg ingin saya tanyakan.Bagaimana sikap kita, jika ada sahabat terdekat kita yang sedang jatuh cinta kemudian melakukan hal diluar koridor syariat. Jika kita nasehat justru dia semakin menjauh dari kita. Ada tips kah untuk hal semacam ini? Kita ingin menunjukkan bahwa kita sangat sayang pada sahabat kita namun justru dia menanggapinya dengan kebencian.  Terimakasih

Jawaban :

Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Salam kenal Aisyah 🙂

Tugas seoraang muslim atau bahkan hak sahabat muslim qt saat dia melakukan kesalahan adalah dgn memberikan nasihat. Nasihati dgn cara yg santun, bukan dgn menghakimi. Nasihati pelan2. Kalau dia semakin menjauh, tidak apa, tetap bergaul dgn dia dgn cara yg ma’ruf. Karena dalam sebuah hadist dikatakan, jika qt melihat maksiat, ada 3 hal yg bs dilakukan. Mencegah dgn perbuatan, lisan, dan hati. Dan mencegah dgn hati itu adalah tanda selemah2nya iman. Jadi kalau qt cuma bs istighfar dlm hati melihat tmn qt bermaksiat, keimanan dlm hati qt dpertanyakan, bs jd ia dlm kondisi yg lemah. Semoga Allah mudahkan yaaa… Jika caranya halus, insya Allah bisa memberi masukan kpd teman qt. ENtah ia akan mengikuti nasihat qt atau tdk, yg penting kwjbn qt utk mengingatkan sudah ditunaikan.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s