Coretan, My Journey

Napak Tilas || Candi Sambisari

Menikmati liburan lebaran bersama keluarga adalah hal yang tak boleh terlewatkan. Maka kami pun memilih untuk mengunjungi salah satu tempat bersejarah di Jogja yang akhir-akhir ini semakin ramai diperbincangkan.

Candi Sambisari. Merupakan salah satu sisa peninggalan sejarah yang memunyai keunikan tersendiri dibandingkan dengan candi lain yang ada disekitarnya. Candi yang dibangun kurang lebih 6,5 meter lebih rendah dari daerah sekitarnya ini berlokasi di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Hasil gambar untuk sejarah candi sambisari

Dibangun sekitar abad ke-9 pada masa pemerintahan Raja Rakai Garung, candi hindu ini sempat terkubur material vulkanik Merapi. Kemudian pada tahun 1996 ada seorang petani Dusun Sambisari yang tanpa sengaja menemukan candi yang telah terkubur berabad-abad ini. Setelah dilakukan proses eskavasi, Candi Sambisari pun kembali menampilkan sosoknya yang anggun dan megah.

Candi Sambisari terdiri dari kompleks candi induk dan 3 candi pewara atau candi pendamping dengan dikelilingi pagar batu 2 lapis. Untuk memasuki area candi terdapat 4 pintu masuk. Sepintas lihat Candi Sambisari menyerupai kastil batu yang terletak di tengah taman. Rumput yang tumbuh teratur di pelataran candi laksana permadani hijau yang indah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s