Visit Bandung

Selfie di Kebun Teh Ciwidew
Selfie di Kebun Teh Ciwidew

 

South Tangerang, August 18th 2015

19.14 am

Assalamu’alaikum🙂

Hmm alhamdulillah, finally I visited Bandung again after long time ago. Yeah, ini sebenarnya dadakan juga baru direncanain sekitar 4 hari yang lalu. Jadi gini, kan bang Puput punya adek tuh, nah kita kelas Instrumentasi 2B ceritanya main dan liat dedek unyu.

Awalnya banyak yang mau ikut, soalnya perkiraan biaya perjalanannya ga begitu nguras kantong. Nah, malam harinya sebelum berangkat kita ngitung-ngitung lagi. Eh ternyata buat perjalanan aja perkiraan ga cukup 150 rb belum lagi buat yang lain-lain, jadi banyak yang mundur ga jadi ikut. Sebenarnya rugi diperjalanan juga kalau kesana cuma buat satu tujuan, alhasil kami menginap di rumah bang Puput dan sekalian jalan-jalan.

Rencananya kami (April, Reza, Fania, Ririn, Hesti, Amri, Fahmi) berangkat pukul 05.00 wib 14 Agustus 2015, namun karena ada yang nyusul (Pandu, Roni, Bima, Irul) dan ngaretnya minta ampun alhasil kami pun berangkat jam 06.00 wib dari Pondok Betung. Kita sampai di agen Baraya Travel (depan Lotte Mart) pukul 07.00 wib, sedangkan travelnya berangkat jam 08.00 wib akhirnya kita pun harus menunggu. Karena kita bukan member jadi kita bayarnya 85 rb.

Kalau normal sebenarnya perjalanan sekitar 3 jam, namun waktu itu ada suatu tragedi sehingga kami baru sampai jam 12.00 wib dan ketinggalan shalat Jumat. Jadi gini, waktu di rest area kan kita beli makan dulu tuh di KFC, nah kita lama banget ditambah lagi waktu Ririn ke Toilet yang lamanya minta ampun dah jadi supirnya sempet bete sama kita, maafkan kami pak. Ada kejadian lucu juga waktu di KFC, jadi kami itu beli burger dan ternyata kita itu salah pesen. Alamak ini tuh yang bikin nguras kantong.

Kami sampai di Pasteur tepatnya depan BTC Mall sekitar jam 12.00 wib. Sebenarnya kami mau langsung ke rumah Bang Puput, namun karena Bang Puputnya lagi periksain dedek dan istrinya ke Rumah Sakit jadi kami ke rumah Bang Asep dulu di rumah dinas AURI deket BTC. Sesampainya disana kami pun makan dan shalat serta ngobrol bentar kemudian sekitar jam 15.00 wib bang Puput datang.

B612-2015-08-14-12-21-11
Di rumah bang Asep

Setelah itu kami langsung menuju rumah Bang Puput menggunakan mobil beliau. Super sekali ketika mobil Grand Livia ditumpangi oleh 11 orang (Fahmi nyusul diantar Bang Asep), benar-benar ga bisa gerak. Sampai disana ya ketemu sama keluarganya dan dedek juga. Lucu banget dedeknya ^^. Setelah itu istirahat sambil ngobrol-ngobrol bentar. Nah sorenya tuh ada Bang Suryo datang, tapi waktu itu aku pas tidur jadi ga ikut kelur ngobrol.

IMG_2018
Di rumah bang Puput

Malamnya kami diajak keliling kota Bandung. 10 orang pakai mobil dan 2 orang pakai motor. Alhamdulillah seneng bisa keliling Bandung karena ini first time (kalau yang bener-bener Bandung kota), haha. Apalagi tuh lewat ITB, kampus impian, dulu ngebet banget kuliah disana tapi Allah punya takdir lain. Sebenernya pengen ngajak berhenti, tapi mau ngapain juga?? Oh iya dari dulu sampai sekarang juga sebenernya pengen banget tinggal di Bandung. Salah satu dari 1000 alasan mengapa pengen kuliah di ITB juga😀

Jadi waktu keliling Bandung itu yang aku ingat kami lewat alun-alun Bandung, masjid Agung Bandung, Gedung Konferensi Asia-Afrika, Bank Indonesia, Taman Pasopati, Taman Panda, ITB, Taman lain-lain (lupa namanya), Tempat X (ga tau namanya, pokoknya yang buat shooting sinetron ‘Preman….’), dan masih banyak lagi (lupa namanya😦 ). Perjalanan kami malam itu berakhir di Alun-alun Gedung Sate. Kami ngobrol dan makan ringan disana serta taking many photos of us with a wonderful place. Setelah itu kami kembali sekitar pukul 00.00 wib.

Hari Sabtu pagi kami berencana berangkat ke Kawah Putih pukul 08.00 wib, namun kebiasaan nih jadi jam 10.00 wib pamit sama keluarga Bang Puput dan langsung cus. Kami menyewa agkot dengan harga 300.000 untuk sampai di Kawah Putih. Hmm ini nih pengalaman yang paling seru. Jalan menuju Kawah Putih ternyata seperti jalan ke Gunungkidul, mungkin menantang bagi teman-teman yang belum terbiasa😀. Yang berbeda adalah pemendangannya, kalau di Gunungkidul gersang nah kalau di Bandung ada kebun teh, kebun sayur, kebun stroberry, dll wah pokoknya bagus lah (seperti lereng gunung, huhu kapan muncak lagi😥 jadi kangen muncak). Sesampainya di sana kami membeli tiket seharga 18.000 dan ternyata kami masih harus naik angkot dengan tarif 12.000 (klo ga salah) untuk sampai di kawah. Angkot tersebut merupakan angkot khusus untuk naik menuju kawah dengan penumpang 12 orang. Honestly my money was limit😦 tapi apa boleh buat kalau untuk yang satu ini rela deh ya😉

IMG20150815120511
Sampai di Kawah Putih, selfie dulu euy..

Sesampainya disana temen-temen langsung memakai masker, namun punyaku ga tak pakai soalnya aku sulit nafas klo pake masker (klo baunya menyengat baru tak pakai, tapi alhamdulillah tidak). Wah tak menyesal deh, bagus banget Kawah Putih. Mungkin bagi teman-teman yang baru pertama kali ke kawah itu wow banget, ya emang wow sih, hehe. Tapi, berhubung aku sudah pernah ke kawah tepatnya Kawah Ratu jadinya biasa saja. Ya setiap tempat memang punya karakteristik masing-masing lah, kalau Kawah Ratu lebih menyengat, ada uap, airnya hangat dan seperti mendidih ada gelembungnya, ada aliran air kawah seperti sungai dan pengunjung bisa menyentuh itu air. Kalau Kawah Ratu tidak begitu menyengat, tidak ada uap, airnya tenang seperti danau, tidak ada aliran air kawah seperti sungai dan pengunjung tidak bisa menyentuh itu air.

Setelah puas di Kawah Putih kami melanjutkan perjalanan menuju kebuh teh, entahlah namanya -_- pokoknya di daerah Ciwidew jadi sebut saja Kebun Teh Ciwidew, hihi. Nah, ini nih pertama kalinya aku ke Kebun Teh ternyata indah banget. Green green and green wherever I see. Puas sumpah puas banget, apalagi aku yang suka dengan alam berasa ga mau pulang. Temen-temen ga mau diajak turun, eh tapi Bima turun duluan yaudah jadinya ikutan nyusul. Hmmm menyenangkan sekali berjalan diantara labirin teh. Ah pokoknya puas deh, semoga suatu saat bisa kesana lagi, aamiin.

Setelah itu kami menuju terminal untuk mencari bus jurusan Jakarta, entah apa nama terminalnya aku lupa. Kami menggunakan bus executive dengan tarif 75.000 dan berangkat sekitar jam 17.30 wib. Finally kami tiba di Tangerang sekitar jam 20.30 wib setelah itu naik angkot 08 warna merah menuju Pondok Betung yang butuh waktu sekitar setengah jam. Kita sampai kosan sekitar jam 21.15 wib. Kemudian istirahat dan tidur.

That is all. Thank you for reading my story ^^

Wassalamu’alaikum wr wb

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s