Dua minggu menjadi warga kota ‘seribu angkot’

image

Jalan Cifor, 16 Oktober 2016
22.32 WIB

Dua minggu yaa… benar-benar ga terasa, berasa baru kemarin sore mulai tinggal di rumah dinas ini (Dramaga, Bogor). Dan besok saya harus kembali ke Pusdiklat BMKG untuk memertanggungjawabkan aktualisasi prajabatan yang saya laksanakan di sini.

BOGOR. Macet juga sih. Klo saya lebih suka menjuluki Bogor kota seribu angkot karena banyaknya angkot yang memenuhi jalan raya. Kebersihan? hmm 11 12 sama Jakarta. Tempat wisata? Klo boleh jujur masih kalah sama Lombok. Tapi entah kenapa saya benar-benar jatuh hati dengan kota ini. Mungkin karena emang dari dulu saya ingin sekali tinggal di daerah jawa barat kali ya, tapi belum kesampean juga. Atau mungkin karena keramahan penduduknya yang membuat saya betah berlama-lama disini. I don’t know, yang jelas sebenernya masih pengen tinggal disini.

Rasanya berat ninggalin Bogor apalagi jalan Cifor, jalan alternatif IPB, dan BMKG Staklim Bogor yang hampir 2 minggu ini sudah mau menampung saya untuk magang prajabatan. Saya berjanji pada diri saya sendiri, insyaAllah suatu saat nanti saya akan kembali kesini ke rumah dinas ini, jalan Cifor, jalan alternatif IPB, dan BMKG Staklim Bogor walaupun hanya sekedar lewat atau jika Allah mengizinkan mungkin relokasi. Entahlah.. yang pasti saya akan kembali kesini.

(Btw maafkan saya yang baper ini 🙁)

Thanks to Bogor squad yang bagi saya berasa sudah seperti keluarga saya sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s